Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kapal Dakwah Nelayan Siap Berlayar di NTT

Selasa, 26 Februari 2013, 11:35 WIB
Komentar : 0
istimewa
Kapal Dakwah Nelayan (KDN)

REPUBLIKA.CO.ID, Alhamdulillah, siapapun yang melibatkan diri baik tenaga, pikiran maupun dana wakaf dalam project wakaf khusus Kapal Dakwah Nelayan Nusa Tenggara Timur ini patut berucap syukur.

Pasalnya, project Kapal Dakwah Nelayan (KDN) ini menjadi bahtera yang siap mengarungi lautan dakwah di pesisir laut Flores dan sekitarnya. Pendidikan dan ekonomi masyarakat Flores akan meningkat, syiar Islam menyebar dan siapapun yang terlibat memanen pahala yang berlipat.

Dibalik keharuan ini, tersimpan perjuangan panjang juga cukup melelahkan. Memulai perjalanan dari Adonara NTT hingga menuju pulau Jawa, terdapat banyak aral melintang dan hambatan menghadang. Sehingga project yang dicanangkan sejak Februari 2012 lalu, waktu pengerjaannya menjadi lebih lama. Pun demikian, semuanya itu berhasil dilalui. Semua tim menghembuskan nafas lega.

Proyek ini diproyeksikan menjadi Wakaf Produktif bagi masyarakat nelayan di pesisir laut Flores agar ekonomi mereka bisa lebih dikembangkan.
 
Adalah Arifuddin Anwar, pimpinan Pondok Pesantren Ikhwatul Mukminin, Adonara, Flores Timur, mengajukan proposal kepada BWA agar kapal ini bisa diberdayakan. Yang semula rusak parah akibat hempasan ombak dan hampir karam. Maka BWA secara otomatis menjadikan Arifuddin sebagai mitra lapangnya selama perjalanan dan pengerjaan project ini.
 
“Insya Allah dalam jangka waktu 2 atau 3 tahun, kapal ini akan menjadi dua dan lebih. Kebutuhan masyarakat akan terpenuhi, sarana pendidikan akan diperbaiki, syiar Islam menjadi inti kehidupan kami,” ujar arifuddin berapi-api.

Ingin berwakaf klik disini

(advertorial)

Redaktur : Heri Ruslan
1.575 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...