Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Saudi Bantu Perbaikan Masjid Universitas Muhammadiyah Palembang

Kamis, 21 Februari 2013, 14:37 WIB
Komentar : 0
Antara/Syaiful Arif
Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia Mustafa bin Ibrahim Al-Mubarak (foto dok)

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pemerintah Arab Saudi melalui Duta Besarnya untuk Indonesia Mustafa bin Ibrahim Al-Mubarak menyatakan akan membantu perbaikan Masjid Universitas Muhammadiyah Palembang.

"Kami memprioritaskan membantu perbaikan masjid Universitas Muhammadiyah karena sudah mengharuskan untuk direhabilitasi disesuaikan dengan jumlah kapasitas jemaah sekarang ini," kata Mustafa Ibrahim ketika silaturahim dengan pimpinan Universitas Muhammadiyah di Palembang, Kamis (21/2).

Tak hanya membantu perbaikan dan pembangunan masjid, Saudi juga akan memberikan bantuan buku-buku perpustakaan sesuai dengan kebutuhan di perguruan tinggi swasta tersebut. "Kami berkomitmen akan memberikan bantuan yang lainnya,"jelas Dubes Arab Saudi..

Dipilihnya kunjungan ke salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang itu karena dia sangat kagum terkait dengan informasi yang diterimanya dari berbagai pihak mengenai kemajuan bidang pendidikan yang berkembang begitu pesat.

Sementara itu, Rektor Univesitas Muhammadiyah Palembang HM Idris pada pertemuan itu mengungkapkan harapan agar Pemerintah Arab Saudi memfasilitasi dosen dan karyawan UMP berangkat haji ke Tanah Suci.

Menanggapi permohonan tersebuti, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia langsung merespons dan berjanji akan memfasilitasi dua orang calon haji masing-masing satu dosen dan satu karyawan yang belum menunaikan ibadah haji.

Dubes mengundang secara khusus Rektor UMP untuk berkunjung ke Arab Saudi sekaligus menunaikan ibadah haji.
n

Redaktur : Damanhuri Zuhri
Sumber : antara
1.138 reads
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...