REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat tak kuasa menahan tangis saat 100 anak TKI dan yatim piatu mengucapkan selamat ulang tahun ke-45 secara mengejutkan di Auditorium BNP2TKI, Jakarta, Senin (18/2).
Jumhur tambah terkejut pada acara itu hadir istrinya, Alia Febyani Prabandari serta kedua anaknya, Moktav Hidayat dan Naeva.
"Ini sungguh 'surprise' buat saya dan pertama kali diadakan selama saya menjadi Kepala BNP2TKI," katanya haru hingga menitikkan air mata. Ia merasa dimuliakan oleh kehadiran anak-anak tersebut.
Moh Jumhur Hidayat merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Mohammad Sobari Sumartadinata (almarhum) dan Ati Amiyati. Jumhur dilahirkan di Bandung pada 18 Februari 1968.
Ia bersyukur acara itu diadakan selepas jam kantor karena sesuai komitmennya agar para pejabat jangan mencuri jam pelayanan publik untuk acara yang bersifat pribadi.
"Sebaik-baik acara jika dihadiri anak-anak yatim," ujar Jumhur spontan memberikan santunan kepada anak-anak tersebut. Ia juga berkomitmen untuk terus berkorban bagi kepentingan rakyat kecil.
Bahkan, katanya, setiap usai shalat pun ia selalu memanjatkan doa untuk kepentingan kaum tertindas dan malang. "Ya, Tuhan, cabutlah nyawaku ketika aku sedang berjuang untuk orang-orang tertindas," katanya.
Pria yang sehari-hari gemar berbatik dan bermusik itu, menikah dalam usia 39 tahun dengan Juara II 'Puteri Indonesia 2001' Alia Febyani Prabandari. Perbedaan usia Jumhur dengan istrinya terpaut 12 tahun. Alia lahir di Jakarta pada Rabu 13 Februari 1980.
Jumhur dan Alia menikah di Jakarta pada 19 Januari 2007 dan pasangan ini memiliki dua anak yakni Ahmad Moqtav Hidayat (lahir 16 Desember 2007) dan Naeva Hilya Athahira (lahir 3 Desember 2010).
Ia menjadi Kepala BNP2TKI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 02/2007 tertanggal 11 Januari 2007.
n