Kamis, 4 Syawwal 1435 / 31 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register
Rabu, 05 Januari 2011, 22:02 WIB

Hukum Menikah dengan Wanita yang Sedang Hamil

Pertanyaan


Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Pak ustadz saya mau tanya :
1. Bagaimna hukumnya menikah dengan wanita sudah hamil di luar nikah meskipun anak yang dikandungnya ialah anak dari mempelai pria? dan seandainya bukan dari mempelai pria bagaimana juga hukumnya?

2. Apakah hubungan suami istri itu sah ?

3. Apakah nanti jika anaknya sudah lahir diharuskan menikah ulang?

Mohon penjelasannya beserta dalil Al-Quran dan Al-hadist
wasalamualaikum wr.wb

Endang

 

Jawaban

Wa'alaikumsalam warrahmatullahi wabarakatuh
Semoga Allah SWT merahmati kita semua

1.Para Ulama' memang berbeda pendapat dalam masalah ini. Dalam hal ini kita mengikuti pendapat yang memperbolehkan dan menganggap sah pernikahan yang seperti itu. Persoalannya adalah pada bayi yang dikandung, jika dari orang yang menikahinya maka selesailah urusan nasabnya. Tetapi jika bukan dari laki-laki yang sekarang menikahinya maka nasabnya hanya ke ibunya.

2.Hubungan suami istri yang demikian itu sah

3.Jika nanti bayi lahir tidak perlu menikah lagi

4.Dalil yang dapat disebutkan di sini adalah bahwa larangan seorang pezina menikah kecuali dengan pezina adalah larangan yang bersifat luar, bukan internal hukumnya. Yakni jika terjadi pernikahan maka tidak ada alasan untuk menganggap tidak sah selama memenuhi syarat dan rukun nikah.

Ustadz Muchsinin Fauzi, LC
Pertanyaan : ustadz@rol.republika.co.id

Redaktur : Mohamad Afif
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api(HR. Tirmidzi)