Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hukum Usaha Warnet dan Rental PS

Rabu, 09 Desember 2009, 21:32 WIB
Komentar : 0
Pertanyaan

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Ustadz, saya punya usaha warnet dan rental Playstation 2 (PS2). Meskipun tidaks emua, namun terkadang dari pengunjung warnet saya ada yang buka situs-situs porno, sementara pengguna rental PS2, ada yang taruhan atau judi. Yang jadi pertanyaan saya adalah:
1. Bagaimana hukum uang yang saya dapatkan tersebut?
2. Bagaimana caranya agar uang yang saya peroleh itu bisa berkah?
3. Jika harus mengeluarkan zakat bagaimana perhitungannya, mengingat saya juga harus membayar cicilan ke bank?

Mohon penjelasan ustadz, agar saya bisa berusaha dengan tenang dan memberikan rizki yang bersih dan berkah kepada keluarga. Terima kasih sebelumnya.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Jawaban

Wa'alaikum Salam Wr.Wb.

Semoga Allah memberkahi kita semua.

1. Hukumnya tergantaung aturan keuangannya, jika bercampur jadi haram semua, jika dipisah maka yang dari hal haram hukumnya haram, yang subhat ya subhat, yang halal ya halal. Saya sarankan saudara pisahkan sebaik mungkin antara yang halal, yang haram dan yang subhat. Tentu ini karena dari awal usaha ini diniatakan degan cara halal, Perkara haram tadi datang sebagai sesuatu yang baru, Tapi jika konsepnya dari awal memang menyediakan fasilitas haram maka beda hukumnya, bisa dianggap usaha haram karena sudah tdak lagi dapat dipisahkan.

2. Agar uang saudara barokah, pertama, pastikan usaha anda halal, jika ada hal haram yang masuk maka pisahkan dan jangan pernah disentuh, penggunaanya ada fiqhnya sendiri.
Kedua, keluarkan zakat secara rutin. Ketiga, keluargkan sadaqahnya, Keempat, berdoalah kepada Allah agar rizki saudara diberkai Allah.

3. Perhitungan zakatnya, pendapatan kotor per tahun, dikurangi biaya dan hutang (cicilan berjalan, bukan hutang secara keseluruhan), muncullah keuntungan, dari situ ambil 2,5 % nya. Ada pendapat yang lebih berhati-hati, yaitu dengan menghitung zakat dari pendapatan kotor, sebelum dikurangi cicilan. Saudara bisa pilih.
Wa Allahu a'lam
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  muslim Kamis, 12 Januari 2012, 11:51
assalamu'alaikum wr.wb mf ustd mksudny jangan d campur gmn,dan tolong jlskn scra spesipik lg trmksh sblmny wassalamualaikum.
  Affan Selasa, 15 Juni 2010, 19:37
Saya rasa bila warnet Anda ditutup, misal selama 30 menit pada jam-jam Sholat lima fardhu, warnet Anda akan barokah...
Wa Allohu a'lam,
  maruf Jumat, 14 Mei 2010, 17:20
menurut saya usaha warnet hukumnya halal, asalkan diberi antiporn.
  abu afzal Jumat, 9 April 2010, 21:09
Anda harus jujur ingin rezki halal. Akarnya:1. buat aturan tidak boleh ada judi, membuka situs porno. 2. Arah layar tv anda terbuka jgn ke tembok/tertutup. 3. Usaha anda tergolong zakat perdagangan hitung dan keluarkan zakatnya
  Adi Jumat, 5 Mei 1905, 18:35
assalamualaikum,
maaf ustadz, menurut saya jawaban anda tidak membantu, karena anda kukuh untuk menentukan usaha si penanya sedangkan dia sendiri nampaknya kurang paham.
mohon bisa diperjelas mana akar mana cabang.
tks.
wassalamualaikum,
adi.