Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hukum Nikahi Wanita Hamil di Luar Nikah

Kamis, 23 April 2009, 22:55 WIB
Komentar : 0
Assalamu Alaikum wr.wb

Terima kasih atas layanan konsultasi agama online ini. Pertanyaan saya adalah apakah sah menurut hukum Islam sebuah pernikahaan yang dilakukan dalam keadaan sang wanitanya telah hamil akibat pergaulan bebas yang dilakukan semasa berpacaran?

Apakah betul pendapat yang mengatakan bahwa setelah anak hasil hubungan gelap tersebut tadi lahir harus dinikahkan kembali?

Jawaban ustadz sangat kami harapkan demi ketenteraman batin kami, tolong dilengkapi dengan ayat atau hadits yang relevan. Terima kasih.

Wassalam, Muh.Iqbal

  Jawaban

Wa'alaikum Salam Wr. Wb.

Terimaksih, semoga Allah melindungi kita semua

1. Jika memenuhi rukun dan syaratnya maka perkawinan tersebut tetap dianggap syah. Keadaan seorang wanita yang hamil tersebut tidak termasuk poin pembatal syahnya pernikahan. Dalilnya ya semua dalil tentang pernikahan

2. Kalu kita bicara lebih jauh, dala Al-Qur'an memang ada ayat yang menyebutkan bahwa pezina tidak boleh nikah kecuali dengan pezina. Para Ulama memang berbeda pandangan mengenai hal ini apakah larangan Al-Qur'an menikahi pezina itu berdampak pada tidak syahnya pernikahan atau tetap dianggap syah meskipun dilarang. Sebagian menganggap tidak syah dan sebagian yang lain menganggap syah. (Lihat al-fiqh al-Islami, Wahbah Zuhaili).

3. Bagi yang berkeyakinan bahwa nikah dengan pezina itu tidak syah maka tindakan yang benar adalah menikahkan kembali setelah persalinan dan setelah iddah. Dan yang pasti yang berzina harus bertaubat sepenuhnya./taq
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Ahmad Jumat, 5 Mei 1905, 18:35
Assalamualaikum Wr. Wb.
Bagaimana kalau yang menikahi wanita tersebut bukan yang menzinainya, apakah pernikahan tersebut sah atau tidak? Dan apakah harus di ulang akad nikah dari pasangan tersebut. Mohon penjelasan dari Ustad. Terima Kasih

Wassalam.
  Achmad Dj Jumat, 5 Mei 1905, 18:35
Assalamu 'alaikum Wr Wb,
Sebelum menikah seharusnya pezina itu harus dihukum cambuk dulu dilapangan. Selama ini tidak ada ketegasan dari para ulama dlm menjwb hal ini, sehingga dgn seenaknya perbuatan zina meraja lela. Hamil diluar nikah menjadi perbuatan nekad minta ijin dari orangtua. Bahkan kalau sdh ketahuan hamil
  ohoi Jumat, 5 Mei 1905, 18:35
Sesuai kodifikasi hukum Islam yang dilakukan di Indoensia, terkait menikahkan wanita hamil karena zina memang sah. Dan cukup sekali itu saja. Hanya saja yg penting ini, dan jarang disekali ditekankan ialah bahwa anak hasil perzinaan bernasab pada ibu. Bukan pada ayah biologis bukan pula ayah tiri.
Oleh sebab itu ditunt
  hendri suhelmi Jumat, 5 Mei 1905, 18:35
Assalamualaikum Wr. Wb.
telah diterangkan bahwa melakukan pernikahan dengan wanita dalam keadaan hamil,nikahnya tidak syah
Pertanyaan
1. apakah langkah selanjutnya apabila pasangan tersebut tetap ingin membina rumah tangga yang layak dan syah
2. apakah anak perempuan yang lahir diluar nikah tidak boleh ayahnya menjad
  hendri suhelmi Jumat, 5 Mei 1905, 18:35
Assalamualaikum Wr. Wb.
Telah diterangkan bahwa melakukan pernikahan dengan wanita dalam keadaan hamil,nikahnya dianggap tidak syah
pertanyaan
1. Apakah langkah selanjutnya,apabila tersebut tetap ingin membina rumah tngga yang layak dan sah menurut Islam.
2. Apakah anak perempuan yang lahir diluar nikah ayah kandungnya

  VIDEO TERBARU
Fitur Kamera Jadi Pertimbangan Memilih Ponsel Pintar
AKARTA-- Fitur kamera yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan seseorang memilih ponsel pintar. Untuk itu, Acer Liquid E3 menjadikan kamera sebagai salah satu...