Thursday, 23 April 2009, 22:55 WIB

Hukum Nikahi Wanita Hamil di Luar Nikah

Red:
Assalamu Alaikum wr.wb

Terima kasih atas layanan konsultasi agama online ini. Pertanyaan saya adalah apakah sah menurut hukum Islam sebuah pernikahaan yang dilakukan dalam keadaan sang wanitanya telah hamil akibat pergaulan bebas yang dilakukan semasa berpacaran?

Apakah betul pendapat yang mengatakan bahwa setelah anak hasil hubungan gelap tersebut tadi lahir harus dinikahkan kembali?

Jawaban ustadz sangat kami harapkan demi ketenteraman batin kami, tolong dilengkapi dengan ayat atau hadits yang relevan. Terima kasih.

Wassalam, Muh.Iqbal

  Jawaban

Wa'alaikum Salam Wr. Wb.

Terimaksih, semoga Allah melindungi kita semua

1. Jika memenuhi rukun dan syaratnya maka perkawinan tersebut tetap dianggap syah. Keadaan seorang wanita yang hamil tersebut tidak termasuk poin pembatal syahnya pernikahan. Dalilnya ya semua dalil tentang pernikahan

2. Kalu kita bicara lebih jauh, dala Al-Qur'an memang ada ayat yang menyebutkan bahwa pezina tidak boleh nikah kecuali dengan pezina. Para Ulama memang berbeda pandangan mengenai hal ini apakah larangan Al-Qur'an menikahi pezina itu berdampak pada tidak syahnya pernikahan atau tetap dianggap syah meskipun dilarang. Sebagian menganggap tidak syah dan sebagian yang lain menganggap syah. (Lihat al-fiqh al-Islami, Wahbah Zuhaili).

3. Bagi yang berkeyakinan bahwa nikah dengan pezina itu tidak syah maka tindakan yang benar adalah menikahkan kembali setelah persalinan dan setelah iddah. Dan yang pasti yang berzina harus bertaubat sepenuhnya./taq
loading...
TAG

Berita Terkait