Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

Calhaj dari Sidoarjo Jadi Kloter Pertama Berangkat ke Tanah Suci

Ahad 24 Agustus 2014 19:00 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Jamaah Calon Haji

Jamaah Calon Haji

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA-- Ratusan calon haji dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan menjadi kelompok terbang (kloter) yang pertama berangkat ke Tanah Suci pada 1 September mendatang, karena itu mereka akan masuk Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada 31 Agustus.

"Kloter pertama calon haji yang masuk pertama kali ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya berasal dari Kabupaten Sidoarjo," kata Kasubag Pelayanan Umum Asrama Haji Surabaya HM Sutarno kepada Antara di Surabaya, Ahad.

Ia menjelaskan calon haji kloter pertama dari Sidoarjo itu dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 31 Agustus pukul 10.00 WIB dan berangkat ke Tanah Suci pada 1 September pukul 10.00 WIB.

"Keberangkatan kloter awal dari Jatim itu tidak akan dilepas dari Bandara Juanda seperti biasanya, melainkan akan dilepas oleh Gubernur Jatim Dr Soekarwo di Asrama Haji Embarkasi Surabaya," kata Sekretaris I Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya itu.

Ditanya calon haji dari daerah mana untuk kloter berikutnya, ia mengatakan hal itu belum diketahui, karena pihaknya masih menunggu informasi dari Kemenag RI dalam 1-2 hari ke depan, namun pihaknya sudah mengetahui bahwa kloter pertama berasal dari Sidoarjo.

"Yang jelas, calon haji Jatim yang berangkat tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu yakni sebanyak 27.323 orang, karena 4.000-an orang yang tertunda berangkat akibat kebijakan pengurangan kuota dari pemerintah Arab Saudi. Ada pemotongan kuota 20-an persen," katanya.

Tentang proses visa untuk calon haji asal Jatim, ia mengatakan sekitar 60 persen visa sudah terselesaikan, namun paspor dan visa untuk calon haji yang berangkat paling awal sudah terselesaikan. Seperti tahun sebelumnya, PPIH Embarkasi Surabaya akan melayani calon haji dari provinsi lain yakni Bali dan Nusa Tenggara Timur.

"Dulu, kami juga melayani calon haji dari NTB, tapi sejak tiga tahun terakhir sudah tidak lagi, karena mereka sudah memiliki embarkasi (titik keberangkatan)," katanya.

Hingga kini, pengelola Asrama Haji Embarkasi Surabaya sudah melakukan serangkaian persiapan, di antaranya masalah sanitasi yang dicek petugas kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Perak Surabaya. Tahun ini, PPIH Embarkasi Surabaya akan melayani 27.323 calon haji dari Jatim serta ratusan orang dari Bali dan NTT. Semuanya tercakup dalam 64 kloter.

"Insya-Allah pada H-2, asrama haji sudah steril dari masyarakat umum untuk persiapan pemberangkatan calon haji kloter pertama," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA