Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kemenag Tak Mau Terima Mobil Tua untuk Haji

Senin, 18 Maret 2013, 20:46 WIB
Komentar : 0
Siwi Tri Puji/Republika
Bus jamaah haji Indonesia dari pemondokan menuju Masjidil Haram PP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selain faktor makanan yang menjadi persoalan dalam penyelenggaraan haji, transportasi juga dinilai sebagai faktor yang membuat indeks kepuasan jamaah menurun. Terlebih, penyelenggaraan haji tahun lalu terjadi insiden bus jamaah terbakar di Arab Saudi.

Ketidakpuasan masalah transportasi, menurut Menteri Agama Suryadharma Ali, bukan hanya dirasakan jamaah, tapi juga penyelenggara haji. Dia mengatakan, ketidakpuasan itu karena penyelenggara memeroleh mobil yang umurnya tua. Mobil tua itu, kata Suryadharma, bagasi terletak di atas dan memiliki dua pintu.

"Tahun ini kita tidak mau terima mendapatkan mobil tua. Mobil tua itu yang bagasinya di atas, jadi koper taruh di atas dan pintunya cuma dua," kata Suryadharma Ali, di Kementerian Keuangan, Senin (18/3).

Suryadharma menambahkan mulai tahun ini Indonesia akan meminta bus yang umurnya baru. Indonesia akan meminta bus dengan 3 pintu, 2 di sebelah kiri dan 1 sebelah kanan. Selain itu, bus itu harus memiliki bagasi di bawah. "Paling tua (tahun) 2005 ke atas atau ya  2008 ke atas," tambah dia.

Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kepuasan terhadap layanan transportasi memiliki indeks terendah di antara layanan lain. Pelayanan transportasi pada penyelenggaraan haji tahun 2012 atau 1433 Hijriyah hanya 74,00 persen. Di antara 4 Daerah Kerja (Daker) di Arab Saudi, Daker Armina memiliki indeks kepuasan terendah dengan 70,66 persen.

Reporter : Agus Raharjo
Redaktur : Dewi Mardiani
890 reads
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Menteri Agama: Masalah Katering Jamaah Pasti Berulang