Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

22 Haji Belum Bisa Pulang karena Sakit

Jumat, 30 November 2012, 00:42 WIB
Komentar : 0
ANTARA
Jemaah haji.

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH -- Saat ini masih terdapat 22 anggota jamaah yang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi dan belum bisa pulang ke daerah asal di Indonesia.

Kasie Pelayanan Kesehatan Daker Jeddah Ananto Prasetya di Jeddah, Kamis, menyatakan di Jeddah terdapat satu haji yang dirawat di RS King Fahd, yakni Sulani Ahmad Kasbi (58) anggota kelompok terbang MES-18 embarkasi Medan dirawat karena menderita kencing manis.

Pasien yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi di Madinah adalah,

1. Jamaah Yatty Umanah Sunardjo binti Surya pemilik paspor A 0340070 (PIHK).
2. Siti Fatimah binti Abdullah Sumhudi A 3053930.
3. Hapiyeh binti Pusidin U852186.
4. Karnoto bin Kasmuri A3063036.
5. HJ Sukijan bin Darmo A3026338.
6. Umar Hasnan bin H Anang Imtan A2840415.
7. Morahman bin Sahrun A3007223.
8. Aminah binti Sahuri A2167333.

Jamaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi di Makkah,

1. Abdullah Toyib Coreng A3256357.
2. Suroto Cokro Darmojo A2893083.
3. Choirudin Wahab Idris A2583652.
4. Mari Sakira Darman A3170112.
5. Makiah Asnawi Hadad A3324755.
6. Ahmad Syarwani V668032.
7. Misiri bin Masrikun A3003667.
8. Nikmatun Sholihun Sarbini A3681174.
9. Moeflichah A Rifa`i A3060986.
10. Hamamah Badai Musa A2733321.
11. M Idris Reniat A3224613.
12. Abdul Djari A3234069.
13. Tasminatun binti Madkusen A2689331.

Perwakilan RI di Arab Saudi dalam hal ini Kantor Tehnis Urusan Haji (TUH) akan bertanggung jawa dan mendampingi jamaah yang dirawat di rumah sakit di Saudi meski musim haji sudah usai.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Saudi Syaerozi Dimyati di Jeddah sebelumnya mengatakan keluarga yang orang tua atau famili jamaah tersebut tidak perlu khawatir.

Syaerozi mengatakan tahun lalu terdapat 35 anggota jamaah yang dirawat di rumah sakit Saudi hingga bulan Ramadhan meski Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) sudah tutup dan petugas haji sudah pulang semua. "Biaya rumah sakit menjadi tanggungan Pemerintah Kerajaan Saudi. Gratis hingga jamaah kita sembuh dan mendapat ijin pulang," kata Syaerozi yang juga Ketua Tehnis Urusan Haji di Saudi.

Petugas Indonesia akan menjenguk dan memantau jamaah yang dirawat hingga sembuh. Jika, sudah sembuh maka jamaah akan dipulangkan dengan didampingi oleh seorang petugas Indonesia."Jika pulang dengan berbaring maka akan didampingi dua orang petugas Indonesia," kata Syaerozi. Biasanya Garuda menyediakan empat kursi untuk jamaah yang berbaring, sedangkan Saudia enam kursi.

Biaya tiket jamaah yang sakit setelah musim haji menjadi tanggung jawab maskapai penerbangan (Garuda dan Saudia).

Reporter : Natalia Endah Hapsari
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Antara
1.185 reads
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...