Thursday, 6 Muharram 1436 / 30 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Tulisan Ayat Alquran di Kiswah Kabah (1)

Wednesday, 10 October 2012, 10:38 WIB
Komentar : 1
Republika/Tommy Tamtomo
Kabah dengan kain penutupnya, kiswah, yang mulai terangkat bagian ujung bawahnya.
Kabah dengan kain penutupnya, kiswah, yang mulai terangkat bagian ujung bawahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, Sabuk kiswah terdapat di sepertiga bagian atas yang mengelilingi sisi- sisi ka’bah dengan panjang 45 m dan lebar 90 cm. Sabuk ini dihiasi dengan ayat-ayat Al-Quran bercorak tsulusi (salah satu model kaligrafi).

Keindahan khaligrafi tersebut dikelilingi ornamen-ornamen Islam bersulam timbul dari bonang perak yang disepuh dengan emas. Terdiri dari 16 bagian, dengan empat bagian pada setiap sisi Ka'bah. Sehingga, dengan sabuk mi kiswah Ka bah menjadi lebih indah.

Berikut ini keterangan tentang bagian sabuk dan ayat- ayat Alquran yang tertera di dalamnya.

Pertama, Sisi Pintu Multazam. Ayat-ayat yang tertulis disana adalah;

1.  “Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian dan maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.” (QS Al- Baqarah: 125).

2. “Dan telah Kami perinntahkan kepada Ibrahim dan Ismail, Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf yang i’tikaf yang ruku’ dan yang sujud..” (QS Al- Baqarah :125)

3.  “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan dasar- dasar (pondasi) Baitullah beserta Ismail (seraya berdoa), "Ya Tuhan kami terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al- Baqarah 2:127)

4.  “Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau, dan (jadikanlah) di antara anak-cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penenma Taubat lagi Maha Penyayang..” (QS Al- Baqarah :125.)

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Sejarah Mekah, Dr Muhammad Ilyas Abdul Ghani
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Peduli Keamanan, Motor Metik Ini Terus Berinovasi
JAKARTA -- Meningkatkan faktor keamanan, Honda akan benamkan teknologi Combi-Brake System (CBS) dan Idling Stop System (ISS) pada motor matiknya. Division Head Sales Division...