Jumat, 28 Ramadhan 1435 / 25 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tak Lunasi ONH, 21 Calhaj Cianjur Urung Berangkat

Sabtu, 17 September 2011, 19:24 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,CIANJUR--Sediktinya 21 orang calon jemaah haji asal Cianjur, Jawa Barat, batal berangkat ke tanah suci karena tidak bisa melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) sampai tengang waktu yang telah ditentukan.

Kepala Seksi Urusan haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Cianjur, Hipni, Sabtu, membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan, seharusnya puluhan calon jemaah itu, harus membayar ONH sebesar USD 3.589 atau sekitar Rp 30 juta. Namun karena tidak melunasi sampai batas waktu, maka ditunda keberangkatanya.

Calon jemaah haji asal Cianjur, yang berangkat seharunya sebanyak 1300 orang. Namun 21 orang diantaranya belum melunasi ONH, sehingga kuotanya berkurang, dan kuota haji dikembalikan lagi ke pusat atau menjadi kuota nasional, katanya.

Sedangkan alasan para calon jemaah yang belum melunasi ONH tersebut, beragam kata dia, diantaranya karena calhaj yang bersangkutan meninggal dunia, sakit dan ditangguhkan keberangkatannya.

Namun, mayoritas calhaj yang tidak jadi berangkat ke tanah suci tahun ini, karena ada hal yang penting. Jadi menangguhkan untuk berangkat haji sekarang, ujarnya. Sementara itu, para calhaj yang sudah menempuh berbagai persyaratan administrasi, dipastikan akan berangkat sekitar bulan Oktober 2011, bagi kelompok terbang (kloter) pertama asal Cianjur.

Pihaknya meyakini, dari aspek tata cara ibadha haji, para calhaj dari Cianjur, sudah siap, karena sebelumnya telah mengikuti simulasi atau manasik haji. Para calhaj tersebut, sambung dia, telah menempuh tes kesehatan secara keseluruhan.

Redaktur : taufik rachman
Sumber : antara
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar