Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Gagal Berangkat Calhaj ONH Plus Mengadu ke Kantor Kemenag

Selasa, 16 November 2010, 07:28 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,BANGKALAN--Sejumlah calon haji (calhaj) yang menggunakan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) plus, Senin, mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Mereka mempertanyakan nasibnya yang gagal berangkat ke Tanah Suci, karena Kedubes Arab Saudi tidak mengeluarkan visa.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Bangkalan, Abdus Salam Arbain, mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait kasus tersebut, sebab hal itu di luar tanggung jawabnya institusinya.

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa terkait persoalan ini. Karena itu di luar tanggung jawab pemerintah. Benar, ada Calhaj BPIH plus yang datang ke sini untuk mencari informasi seputar permasalahan yang dihadapi mereka," katanya.

Menurut Salam, pihaknya hanya merasa kasihan terhadap Calhaj BPIH plus yang gagal berangkat tersebut, sebab informasinya mereka yang gagal berangkat ke Tanah Suci sudah menggelar syukuran di rumah masing-masing.
"Kalau untuk jumlah berapa Calhaj BPIH plus yang gagal berangkat di Bangkalan, saya tidak tahu. Namun, yang pasti jumlah Calhaj BPIH plus yang gagal berangkat banyak. Bahkan, kami tidak tahu mereka ikut KBIH yang mana," ucapnya.

Salam menambahkan, pihaknya sudah memberangkatkan sebanyak 905 calhaj ke Arab Saudi. Kini, ratusan warga asal Bangkalan sudah berada di Padang Arafah, Mekkah, untuk menjalani wukuf. "Kondisi kesehatan mereka baik-baik semua. Meski saat pemberangkatan ada salah satu calhaj yang sempat sakit dan dirawat, tapi mereka sekarang sehat," ucapnya.

Informasi yang diperoleh ANTARA menyatakan Calhaj BPIH plus yang gagal berangkat pada musim haji tahun ini bukan hanya di wilayah Kabupaten Bangkalan, namun juga di sejumlah kabupaten lain di Madura.

Bahkan di Pamekasan, anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB) Suli Faris bersama keluarganya yang juga ikut program BPIH plus juga gagal berangkat dengan alasan yang sama, yakni Kedubes Arab Saudi tidak mengeluarkan visa haji.

Redaktur : taufik rachman
Sumber : antara
1.452 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda