Kamis, 25 Syawwal 1435 / 21 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Arab Saudi Bangun Mega Proyek KA Jeddah-Mekkah-Madinah

Sabtu, 23 Oktober 2010, 21:56 WIB
Komentar : 0
Jalur Armina yang masih dikerjakan
Jalur Armina yang masih dikerjakan

REPUBLIKA.CO.ID,MEKKAH--Pemerintah Arab Saudi terus menggenjot proyek pembangunan transportasi massal, meski mega proyek monorel Armina (Arafah-Muzdalifah-Mina) belum selesai. Belakangan ini, Pemerintah Arab Saudi berencana membangun mega proyek angkutan massal lainnya, yaitu proyek jalan kereta api (KA) Haramain menghubungkan Jeddah-Mekkah dan Madinah, demikian ANTARA melaporkan dari Mekkah, Sabtu.

Selain untuk kepentingan domestik, proyek itu juga akan memperlancar arus lalu lintas 2,5 juta jamah haji pada setiap musim haji. Nantinya, perjalanan Mekah ke Madinah hanya memakan waktu lima jam. Jelas saja, bagi para jemaah haji dari mancanegara akan menyambut gembira, sebab ritual pelaksanaan ibadah haji semakin mudah dan kemungkinan pula waktu tinggal di Arab Saudi selama musim haji dapat dipersingkat. "Izin pelaksanaan tahap akhir akan diberikan pada akhir tahun ini," kata Menteri Transportasi Arab Saudi Jabara Al-Seraisry, di Dammam Arab Saudi, Jumat.
Kementerian Transportasi akan mempelajari penawaran harga dan analisa teknis yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan yang berlomba-lomba untuk memenangkan kontrak sebelum akhir tahun ini. "Kami akan segera mengumumkan pemenang tendernya," kata Menteri Jabara pada sejumlah wartawan seperti dilansir Arab News.
Jabara Al-Seraisry menjelaskan, kereta api yang menghubungkan Makkah, Madinah dan Jeddah akan membawa peningkatan dramatis dalam pengangkutan jamaah haji antara kedua kota suci itu. Proyek ini akan mengurangi waktu perjalanan antara Jeddah dan Makkah menjadi setengah jam, yang tadinya sekitar satu jam. "Sementara Mekah-Madinah yang biasa ditempuh dalam tujuh jam menjadi sekitar lima jam saja," ujar Jabara.
Komite pengawasan proyek mengumumkan secara terbuka penawaran tender keuangan dan teknis pada hari Selasa lalu di hadapan Al-Seraisry, dan Abdul Aziz Al-Hoqail, Presiden Saudi Railway Organization (SRO), serta pejabat senior lainnya. Dikatakan Menteri Transportasi, Pemerintah Arab Saudi telah menjalankan mega proyek ini ke arah yang benar. "Kami telah menyerukan tender untuk semua proyek yang berhubungan dengan kereta api, khususnya untuk kepentingan pelayanan haji," ujar Jabara.
Ditambahkan, tahap kedua proyek ini meliputi pembangunan rel kereta api, pengaturan sinyal, komunikasi dan sistem penyediaan tenaga listrik dan pemasukan dari kereta dan mobil kereta api. Al-Hoqail mengatakan, bagian keuangan menawarkan untuk membangun lima stasiun kereta api di Makkah, Madinah, Jeddah, Rabigh dan bandara Jeddah bagi para perusahaan tender.
Al-Rajhi konsorsium memenangkan kontrak tahap pertama senilai SR6,79 miliar. Perjanjian tender lain senilai SR1.8 miliar ditandatangani dengan Perusahaan Listrik Saudi untuk menyediakan listrik yang dibutuhkan untuk kereta api berkecepatan tinggi. Dewan Menteri mendesak pemerintah untuk mempercepat pembangunan proyek sepanjang -450 km itu. Mereka menginstruksikan Lembaga Keuangan Reksa Dana Umum milik negara untuk menandatangani kontrak dan keuangan layanan bisnis untuk mega proyek ini dengan memberikan pinjaman bebas bunga.
Muhammad Al-Dahlawi, ketua Komite Kompensasi Kementerian, mengatakan penggunaan tanah untuk proyek ini berjalan dengan baik, meskipun keberatan sempat diajukan oleh beberapa pemilik tanah. Al-Dahlawi mengatakan kepada Arab News, pembebasan lahan akan selesai tepat waktu untuk melaksanakan proyek tersebut. Dia mengatakan komite delapan-anggota yang termasuk pejabat dari Governorat Mekah, Departemen Keuangan dan kotamadya di Mekah dan Madinah.
Haramain Kereta Api akan mengoperasikan kereta api pada kecepatan lebih dari 300 km per jam. Proyek ini meliputi pembangunan 450 km kecepatan tinggi jalur kereta api listrik antara tiga kota. Proyek ini akan dilengkapi dengan sistem canggih sinyal dan telekomunikasi.
Menyoroti keuntungan proyek, seorang pejabat senior mengatakan, Kereta Api Haramain akan membuat SR500 juta pada tahun pertama. Proyek ini merupakan bagian dari program perluasan kereta api utama yang melibatkan peletakan jalur 950 km antara Riyadh dan Jeddah dan juga jarak 115 km menghubungkan Dammam dan Jubail.
Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar