Wednesday, 22 Zulqaidah 1435 / 17 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

(Haji) Calhaj Mulai Tinggalkan Madinah Menuju Makkah

Thursday, 21 October 2010, 02:31 WIB
Komentar : 0
Siwi Tri Puji B/Republika
Jamaah tiba dari Madinah
Jamaah tiba dari Madinah

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH--Jamaah calon haji (calhaj) Indonesia mulai bergeser meninggalkan Madinah untuk kemudian menuju Makkah.Calhaj sudah menyelesaikan salat arbain dan ziarah di Madinah selanjutnya melaksanakan ibadah umrah di Makkah dan menunggu puncak ibadah haji, wukuf di Arafah.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Subakin Abdul Muthalib melepas pemberangkatan kloter Medan 1 ke Makkah di pemondokan Wefadah Al Zahra, Sektor II Madinah Rabu (20/10/2010) sekitar pukul 06.30 waktu Arab Saudi. "Kami harap selama di Mekkah 24 hari kiranya para jamaah agar menjaga kesehatan," kata Subakin.

Subakin mengimbau jamaah tidak memaksakan ibadah yang sunah bila kesehatan tidak memungkinkan. Terlebih jamaah membutuhkan kesehatan yang prima saat wukuf di Arafah.

Untuk pagi, ada 4 kloter yang berangkat ke Makkah yakni Banjarmasin 1 dengan jumlah 325 jamaah, Ujung Pandang 1 dengan jumlah 360 jamaah, Medan 1dengan 453 jamaah dan Banda Aceh 1 dengan 323 jamaah.

Selain pagi, pemberangkatan ke Makkah juga akan dilakukan pada siang usai zuhur dan malam usai salat maghrib.

Untuk siang pukul 13.00, dijadwalkan kloter Ujung Pandang 2 dengan 359 jamaah. Dan yang terakhir pada pukul 18.30, jadwal kloter JKG 1 yang bergerak menuju Makkah.

Untuk pemberangkatan tersebut, disiapkan 8-10 bus untuk mengangkut calhaj setiap kloter.

Calhaj berada di Madinah untuk melaksanakan ibadah salat Arbain, salat lima waktu selama 8 hari atau 40 kali berturut-turut. Mereka bergeser ke Mekkah untuk persiapan wukuf di Arafah yang merupakan salah satu rukun haji.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : MCH
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...