Senin , 24 Mei 2010, 08:55 WIB

Kemenhub akan Pangkas Tarif Penerbangan Haji

Rep: Antara/ Red: Budi Raharjo
Zarqoni Maksum/Antara
Pesawat Garuda
Pesawat Garuda

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kabar baik bagi calon jamaah haji. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan memangkas lagi tarif dasar penerbangan haji yang sekarang dipatok pada harga 1.595 dolar AS per jemaah.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Herry Bakti S Gumay, mengatakan angka itu masih mungkin dipangkas dan pihaknya akan melakukannya dalam waktu dekat. ''Peluangnya di margin maskapai. Juga, menegosiasikan kembali jasa-jasa ground handling atau jasa kebandaraan di King Abdul Aziz, Jeddah, sehingga kita bisa membayar lebih murah,'' katanya.

Namun mengenai besaran pemangkasannya, Herry belum bersedia merinci. ''Kan masih proses. Jadi, belum ada angka,'' kilahnya.

Dia hanya memastikan, meski angka dari Kemenhub sudah disampaikan ke Menteri Agama, angka finalnya akan ditentukan Menteri Agama dengan maskapai. ''Tugas kami hanya memberi masukan. Finalnya ada di mereka,'' jelasnya.

Herry mengaku mendukung keputusan Kementerian Agama sebelumnya yang menyatakan akan menyetop wacana melakukan tender penerbangan haji tahun ini. ''Persiapan waktunya mepet. Selain juga, kedua maskapai, yakni Lion dan Batavia, masih diragukan untuk bisa ikut tender tahun ini,'' katanya.

Sebelumnya, Kementerian Agama menyatakan kemungkinan untuk membatalkan rencana tender penerbangan haji tahun ini. Artinya maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines akan tetap menjadi maskapai yang menerbangkan jemaah tahun ini.

Berita Terkait