Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 / 30 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Berdakwah, Berwirausaha, Membangun Jaringan

Jumat, 09 Januari 2009, 20:55 WIB
Komentar : 0
Dalam usianya yang ke-61, Ponpes Sabilil Muttaqien sudah memilik 99 cabang di seluruh penjuru Tanah Air. Sekilas Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) yang terletak di Desa Takeran, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur sama seperti pondok pesantren (ponpes) pada umumnya. Ada asrama santri putra dan putri, masjid, bangunan tempat tinggal kiai atau para pengajar. Ada juga bangunan sekolah tempat para santri memperoleh pendidikan reguler dengan kurikulum Nasional. Tapi, itu hanya pandangan sekilas, tanpa kedalaman.

PSM yang berdiri pada 16 September 1943 ini punya ciri khas. Yakni, ponpes bertipe masyarakat. Mengapa? Selain menampung para santri, PSM di pusat maupun cabang-cabangnya juga mempunyai 'santri' dadakan atau musiman. Mereka adalah masyarakat sekitar yang mengikuti pengajian atau menimba ilmu di pondok tersebut. Dengan begitu, PSM memiliki hubungan emosional dengan masyarakat sekitar. Jamaah meluas
Masyarakat yang mengikuti pengajian disebut jamaah. Setiap tahun jumlah mereka bertambah. Hingga saat ini, jamaah aktif yang tersebar di seluruh Indonesia mencapai 500-600 ribu jiwa. Selain menyerap ilmu agama melalui pengajian yang dilakukan periodik, sebagian jamaah ini juga memiliki kepedulian terhadap pesantren. Ada yang memberi bantuan materi, pikiran atau bahkan tenaga.

Menurut Pimpinan Pusat (MPP) PSM Takeran Ir H Miratul Mukminin MM, manajemen PSM adalah perpaduan pola kelembagaan dengan pendekatan kultural. Aspek kelembagaan yang cenderung struktural berupa spesifikasi penggabungan lembaga pendidikan. Sedangkan pendekatan kultural berupa kegiatan pengajian, tidak lain agar dapat bersinggungan langsung dengan jamaah atau masyarakat kecil.

Jamaah berasal dari masyarakat setempat yang mengikuti pengajian yang disampaikan para ustadz di ponpes. ''Kalau ada pengajian akbar atau mujahadah tingkat regional warga yang hadir bisa dari luar kota. Semisal, Jombang, Surabaya, Malang, Solo hingga Yogyakarta. Hal itulah yang mempererat rasa persaudaraan sesama warga Muslim,'' ujar Miratul.

Keberadaan santri dan jamaah yang mengikuti kegiatan di PSM, tambah Miratul tidak terlepas dari visi PSM. Yakni, menyebarluaskan ajaran Islam secara luas menuju insan yang berilmu beramal dan bertakwa.

Saat ini PSM memiliki 99 cabang. Ke-99 cabang tersebar di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI, DIY, Lampung, Bali, Sumatra, NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Daerah Istimewa Nanggroe Aceh Darussalam.

PSM yang kini dipimpin Miratul adalah generasi keempat, memiliki santri putra dan putri sekitar 2.500 orang di Takeran. Total jumlah santri dari seluruh cabang, menurut data MPP setempat, mencapai 75 ribu santri putra dan putri. Mereka datang dari berbagai daerah di wilayah Indonesia dan negara tetangga. Dari pesantren sampai all day school
Dengan menggunakan kurikulum modern, PSM juga menerapkan pendidikan klasikal dan ma'hadiyah (luar madrasah nonklasikal) seperti pendidikan reguler. Dengan dukungan 192 lembaga pendidikan, pendidikan formal di PSM tercakup sejak TK (Raudhatul Atfhal) hingga SMU/SMK/Madrasah Aliyah. Di samping ada kelas reguler, PSM juga memiliki sistem pendidikan lain, yakni all day school, dengan kelas khusus.

Pada sistem pendidikan all day school yang sudah berlangsung empat tahun terakhir ini, siswa menjalani pendidikan selama sehari-semalam atau 24 jam. Mereka tinggal dalam satu asrama, namun kegiatan di luar sekolah tetap ada aktivitas berupa pendidikan atau pelatihan. ''Kalau diperhatikan kesannya seperti seorang santri, tinggal dalam satu tempat. Namun, di sini bekal pendidikan umum dan ruhiyah atau agama hampir sebanding,'' ujar Eschon Sungkono, salah satu pengajar PSM Takeran.

Karena itu, untuk idealnya, pada sistem pendidikan all day school ini jumlah siswa tiap kelasnya dibatasi 40 orang. Selain itu, pada jenjang pendidikan ini seorang siswa dituntut terampil berbahasa Inggris dan Arab, serta kemampuan komputer.

Penerapan sistem all day school, jelas Eschon, merupakan penajaman terhadap materi yang sudah ada. Sehingga, seorang siswa diharapkan memiliki kemampuan lebih baik dan terarah. Tak heran, setiap tahun NEM siswa lulusan kelas khusus ini selalu masuk peringkat sepuluh terbaik se-Magetan. Hebatnya lagi lulusan para siswanya diterima di SMU-SMU favorit, semisal SMUN 1 Magetan, SMUN 2 Madiun dan sebagainya. Begitu pula lanjutan ke jenjang berikutnya.

PSM juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler bagi para siswa, seperti unit kegiatan pengembangan intelektual, keahlian berwirausaha, pengembangan bakat dan minat. Miratul berharap dengan pendidikan dan pelatihan PSM, setiap santri bisa menjadi seorang yang mandiri. ''Minimal tidak membebani orang lain. Syukur bisa membuka wirausaha yang mampu menyerap tenaga kerja,'' tegasnya.

PSM juga menerapkan sistem Ponsami (pondok Sabtu Minggu). Ini dikhususkan bagi siswa yang ingin merasakan kehidupan pondok namun enggan tinggal lama. Mereka hanya tinggal di pondok pada Sabtu hingga Minggu.

PSM juga memperhatikan kepedulian terhadap siswa yang memiliki keterbatasan anggota tubuh dan mental, dengan mendirikan sekolah luar biasa (SLB). Guna menunjang pendidikan dan menambah wawasan pelajar maupun santri PSM mendirikan perpustakaan serta auditorium yang berkapasitas 5 ribu orang. Fasilitas lain yang ada di PSM adalah laboratorium bahasa, balai bisnis usaha santri (BBUS) yang ditangani oleh sejumlah tenaga profesional dan spesialis di bidangnya.zak/dokrep/September 2004
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Inter Milan Gasak Stjarnan
MILAN -- Inter Milan tumbangkan Stjarnan dengan skor teak 6-0 dalam play-off second leg Liga Eropa di Stadion San Siro,  Jumat (29/8). Inter yang...