Jumat , 11 August 2017, 13:02 WIB

Rumah Zakat Inisiasi Bank Sampah untuk Desa Wisata Bligo

Red: Rahmat Santosa Basarah
Rumah Zakat Inisiasi Bank Sampah untuk Desa Wisata Bligo
Rumah Zakat Inisiasi Bank Sampah untuk Desa Wisata Bligo

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Rumah Zakat menginisiasi program Bank Sampah untuk mendukung wacana pembentukan Desa Wisata di Bligo, Magelang. Ini merupakan pemikiran jangka panjang dari para pengurus Bank Sampah untuk membangun desa wisata.

''Ketika kita membangun sebuah Desa Wisata, maka mau tidak mau permasalahan sampah juga akan segera kita temui. Tapi dengan adanya Bank Sampah ini, maka kita sudah tidak bingung lagi menghadapi permasalahan sampah di desa wisata nanti,'' ujar Wimbo, Fasilitator Desa Berdaya Bligo, dalam siaran pers Rumah Zakat yang diterima Republika, Jumat (11/8).

Selain untuk mendukung wacana pembentukan Desa Wisata, pembentukan Bank Sampah di Desa Bligo, kata Wimbo, juga berawal dari keresahannya terhadap sampah yang sudah menumpuk di Sungai Mataram. Kebiasaan warga membuang sampah ke sungai tersebut sulit untuk dicegah. Hal ini menyebabkan Sungai Mataram yang berlokasi dekat dengan pemukiman warga hampir meluap. ''Melihat kondisi Sungai Mataram yang hampir meluap itu, kami merasa bahwa ini adalah permasalahan serius yang harus segera mendapatkan penanganan. Maka, sejak Mei 2016, kami mulai membentuk Bank Sampah Beriman dan mulai lakukan sosialisasi kepada warga mengenai program Bank Sampah ini,'' papar Wimbo.

Meski sulit, namun kini masyarakat mulai merasakan manfaat dari adanya Bank Sampah Beriman di wilayah mereka. Bahkan nasabah Bank Sampah tidak hanya terdiri dari perseorangan melainkan beberapa instansi seperti PAUD, hasil sampah di Kantor Desa, Kelompok PKK, dan kantor percetakan di wilayah Desa Bligo. Karena itu suatu hari dirinya dan pengurus Bank Sampah pernah memanen hingga satu kwintal kertas dari instansi-instansi tersebut.''Alhamdulillah adanya Bank Sampah ini, dapat dirasakan manfaatnya untuk semua kalangan warga di desa ini. Lingkungan di sini lebih bersih, masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitarnya,''ujar Ambar, Kepala Dusun Benteng.