Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hikmah Kurban

Selasa, 23 Oktober 2012, 13:19 WIB
Komentar : 1
REPUBLIKA
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan sapi kurban ke pengurus Masjid Istiqlal Jakarta usai salat Iedul Adha 1432 lalu
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan sapi kurban ke pengurus Masjid Istiqlal Jakarta usai salat Iedul Adha 1432 lalu

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku inilah diantara Hikmah kurban

  1. Sebagai bukti nyata bersyukur, “Supaya mereka menyebut nama Allah atas apa yangAllah rizkikan kepada mereka berupa binatang ternak….” (QS. Al Hajj : 34)
  2. Bukti sebagai hamba bertaqwa, “Daging-daging unta darahnya itu sekali-sekali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya…” (Al – Hajj :37)
  3. Berhak beribadah kepada Allah, “Barang siapa yang mempunyai keluasan (harta) dan tidak mau berkurban, maka janganlah mendekati tempat shalat kami!” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim, Ad Daruquthni dan Al Baihaqi)
  4. Meraih ampunan dosa, ”Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa-dosa-dosa yang kamu lakukan... (HR. Abu Daud & At-Tirmizi)
  5. Pahala besar, "Pada tiap-tiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kebaikan" (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
  6. Hewan kurban bersaksi, Sesungguhnya ia (hewan qurban) akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku dan bulu-bulunya.

Dan sesungguhnya darah hewan qurban akan jatuh pada sebuah tempat didekat Allah sebelum darah mengalir menyentuh tanah. Maka berbahagialah jiwa dengannya". (HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah & Al Hakim).

SubhanAllah demikian besar keutamaan qurban sahabatku, "Semoga Allah terima amal ibadah kurban kita...aamiin".

Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya.((HR. Bukhari dan Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...