Monday, 30 Safar 1436 / 22 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bolehkah Mengulang Sholat?

Thursday, 09 August 2012, 09:44 WIB
Komentar : 9
Republika/Yogi Ardhi
Sholat (ilustrasi)
Sholat (ilustrasi)

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu.

Bahwa Rasulullah saw. masuk masjid, Lalu seorang lelaki masuk dan melakukan shalat. Setelah selesai ia datang dan memberi salam kepada Rasulullah saw. Beliau menjawab salamnya lalu bersabda: Ulangilah sholatmu, karena sesungguhnya engkau belum shalat. Lelaki itu kembali sholat seperti sholat sebelumnya. Setelah sholatnya yang kedua ia mendatangi Nabi saw. dan memberi salam. Rasulullah menjawab: Wa'alaikas salam. Kemudian beliau bersabda lagi: Ulangilah sholatmu, karena sesungguhnya engkau belum sholat. Sehingga orang itu mengulangi sholatnya sebanyak tiga kali.

Lelaki itu berkata: "Demi Zat yang mengutus Anda dengan membawa kebenaran, saya tidak dapat  mengerjakan yang lebih baik daripada ini semua. Ajarilah saya.

Beliau bersabda: Bila engkau melakukan sholat, bertakbirlah. Bacalah bacaan dari Alquran yang engkau hafal. Setelah itu rukuk hingga engkau tenang dalam rukukmu. Bangunlah hingga berdiri tegak. Lalu bersujudlah hingga engkau tenang dalam sujudmu. Bangunlah hingga engkau tenang dalam dudukmu. Kerjakanlah semua itu dalam seluruh sholatmu".

SubhanAllah, sahabatku inilah dalil bolehnya mengulangi sholat sampai merasakan Kekhusyu'an, sungguh sholat yang yakin ditatap Allah dan sadar berhadapan dengan Allah (QS 26:218-220) sehingga setiap bacaan menjadi doa dan dialog pada-Nya membuat sholat Thuma'ninah dan khusuk', tenang, damai, sejuk, nyaman, nikmat, indah dan buahnya adalah akhlak mulia (QS 29:45).

SubhanAllah, ya Allah Jadikanlah sholat kami sholat yg khusyu' thumani'ninah yg berbuah kemuliaan akhlak... Aamiin.

Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
DPD RI Dukung KPK Hadir di Daerah
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana melakukan ekspansi ke daerah. Akan hal itu, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyetujui rencana...