Saturday, 28 Safar 1436 / 20 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ulama Dunia dan Akhirat

Tuesday, 07 August 2012, 10:19 WIB
Komentar : 5
REPUBLIKA
Ulama sangat berperan dalam pembinaan umatnya (Ilustrasi)
Ulama sangat berperan dalam pembinaan umatnya (Ilustrasi)

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu.
Menurut Imam Ghazali, ulama ada dua, ulama dunia dan ulama akhirat.

Ulama dunia itu tak ubahnya lilin yang hanya menyinari sekitarnya tetapi dirinya terbakar hangus, "Besarlah kemurkaan Allah pada mereka yang berkata tetapi tidak mengamalkannya" (QS Ash Shoffaat 3).

Ciri ulama akhirat itu adalah:

  • Istiqomah aqidah, ibadah, akhlak dan dakwahnya, takutnya hanya pada Allah (QS Al Anbiya 28)
  • Senangnya berjamaah ke masjid, lembut tutur katanya, bicaranya hikmah yang mengajak hijrah menuju Allah, tegas menyampaikan Haq, tampak sekali kerendahan hatinya, wajahnya murah senyum bercahaya, 
  • Ikhlasnya mengajar tanpa minta upah apalagi bertarif, "Ikutilah mereka yang berdakwah yang tidak minta upah, merekalah hamba-hamba Allah yang mendapat hidayah Allah" (QS Yasin 21) walaupun ia tidak menolak kalau diberi hadiah yang kembali dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat
  • "Tsiqqoh" kuat menjaga janji, "waro'" sangat takut dan berhati-hati dengan Hukum Allah
  • Siang malam memikirkan umatnya, umatnyapun selalu ia sertakan dalam doanya terutama setiap tahajjudnya dipenghujung malamnya, iapun sibuk berikhtiar untuk keberkahan keluarga dan dakwahnya, keluarganyapun sakinah dan uswah hasanah, kuatnya shilaturahm
  • Penghormatan pada perbedaan pendapat, memaafkan pada mereka yang menyakitinya, jauh dari sifat dengki bahkan ia senang untuk selalu belajar, mengaji dan berguru lagi (QS Ali Imran 79).

Sahabatku inilah cita-citaku, aku harus belajar terus, demikian pula harapanku pada anak-anak keturunanku dan aku juga berdoa akan lahir dari kalian Ulama-ulama Akhirat yang akan menjadi cahaya Islam, umat manusia dan negeri tercinta ini... Aamiin.

Redaktur : Slamet Riyanto
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...