Sabtu, 6 Rajab 1436 / 25 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Kiat Menahan Marah

Kamis, 17 Mei 2012, 15:00 WIB
Komentar : 0
ANTARA
Hindari hal-hal yang dapat memancing amarah (ilustrasi)
Hindari hal-hal yang dapat memancing amarah (ilustrasi)

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku, inilah kiat untuk menahan marah

1. Ingat semuanya pasti dibalas di akhirat
2. Lihat akibat marah pasti akhirnya penyesalan
3. Menjauh dari orang membuat marah atau suasana yang menbuat marah
4. Segera berwudhu
5. Membaca “Audzubillahi minasysyaithoonirrajiim” kalau ingin marah atau melihat orang marah
6. Adukan masalah pada orang sholeh
7. Ingat tidak ada masalah diselesaikan dengan emosi
8. Ingat keluarga terutama anak-anak
9. Ingat hadiah sabar adalah Syurga dari Allah, ”Selamat hai penyabar untukmu Syurga”(QS13:24), Rasulullahpun bersabda, ”Jangan gampang marah untukmu Syurga”
10. Kalau sudah puncaknya menahan marah, hampir tidak kuat maka bertakbirlah kuat kuat sambil memindahkan posisi diri, kalau duduk berdirilah, kalau berdiri berjalanlah
11. Bersahabat dengan sahabat yang teladan dalam kesabaran
12. Selalu berdoa agar menjadi hamba Allah yang sabar dan rendah hati di setiap selesai sholat fardhu

"Allahumma ya Allah jadikanlah kami hamba-Mu yang sabar atas semua ujian-Mu... Aamiin".

Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Kriminalisasi dan Monsterisasi Dakwah'
JAKARTA -- Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mengatakan ada gejala yang sangat mengkhawatirkan, yakni adanya kriminalisasi dan 'monsterisasi' dakwah. Monstersasi...