Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Arnoud Van Doorn, Tokoh Partai Anti-Islam pun Bersyahadat (1)

Minggu, 17 Maret 2013, 20:11 WIB
Komentar : 0
kaligrafibambu.com
Dua Kalimat Syahadat (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, -- "Saya mendengar begitu banyak cerita negatif tentang Islam, tapi saya bukan orang yang mengikuti pendapat orang lain tanpa melakukan penelitian pribadi,'' begitu kata Arnoud Van Doorn tentang Islam.

Arnoud Van Doorn pun benar-benar mulai memperdalam pengetahuan tentang islam. ''Karena rasa penasaran,'' ungkap Arnoud Van Doorn mengenang awal mula hidayah Islam menyentuh sanubarinya.

Tak peduli apa kata orang di sekitarnya tentang Islam, ia terus saja asyik mempelajari Islam. Tak peduli partainya anti-Islam, ia tetap bersyahadat dan memilih jalan sebagai seorang Muslim.

Doorn merupakan politikus ulung dari Partai Kebebasan (Partij voor de Vrijheid, PVV), partai sayap kanan di Belanda. Selain Doorn, partai ini juga menjadi tempat berkiprah politikus anti- Islam Geert Wilders yang dikenal sangat vokal dalam melawan Islam dan Alquran.

Tak hanya Wilders, sejumlah politikus lainnya dari partai ini juga kerap menunjukkan sikap anti-Islam. Melihat sikap partainya dalam 'menolak' Islam, Doorn justru penasaran. Alih-alih ikut serta dalam gerakan penolakan tersebut, ia justru tertarik mempelajari agama Islam.

Saat itu, Doorn berpikir, ia baru akan mencela Islam jika ia telah benar-benar tahu agama ini. Maka, dimulailah pencarian Doorn terhadap segala informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya tentang Islam.

Ia meneliti Alquran dan Hadis. Tak tanggungtanggung, ia mempelajarinya selama hampir setahun. Bahkan, sang politikus juga aktif berdiskusi tentang agama dengan warga Muslim.

"Orang-orang di sekitar saya tahu,  saya aktif meneliti Alquran, sunah, dan tulisan-tulisan lain selama hampir setahun ini," ujar Doorn kepada saluran televisi al-Jazirah Inggris, seperti dikutip laman OnIslam.
n

Reporter : afriza hanifa
Redaktur : Damanhuri Zuhri
14.143 reads
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...