Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Neelain Muhammad: Ku Temukan Kebenaran dalam Islam (Bag 1)

Monday, 30 July 2012, 08:18 WIB
Komentar : 2
.
Naeelain Muhammad
Naeelain Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, Suatu hari dalam sebuah kereta bawah tanah, seorang anak berusia 14 tahun bernama Neelain Muhammad bertemu seorang pria kulit hitam.

‘’Ucapkan syahadatmu, ucapkan syahadatmu!’’ ujar pria yang berasal dari Nation of Islam itu, sedikit memaksa. Neelain pun langsung menghindar dan menjauhi pria itu.

Sejak itulah Neelain mulai mengenal Islam. Pada waktu itu, kata dia, kelompok Muslim kulit hitam di Amerika yang tergabung dalam Nation of Islam amat gencar memperkenalkan Islam. ‘’Mereka ada di mana-mana seperti semut,’’ ujarnya dalam sebuah acara televise bertajuk The Deen Show.

Nation of Islam, tutur Neelain, berdakwah kepada orang-orang kulit hitam. ‘’Pemimpinnya ingin menyatukan manusia dalam satu bangsa, yaitu Bangsa Islam,’’  cetusnya.

Dari pengalamannya bertemu pria kulit hitam yang memintanya mengucap syahadat, dia juga mulai tahu bahwa memakan daging babi dilarang oleh ajaran Islam.
   
Uniknya, sejak mengetahui informasi itu, Neelain tak mau lagi mengonsumsi daging babi. Dalam sebuah ritual yang biasa dilakukan oleh keluarga Afro-Amerika, yaitu sarapan bersama, sang ibu  memasak berbagai makanan, termasuk daging babi.

Neelain yang doyan menyantap daging babi, sejak pagi itu tak mau lagi menyentuhnya. Sang ayah pun heran dengan sikap anaknya yang tak tertarik dengan hidangan babi kesukaannya.

‘’Mengapa kau tidak memakan daging itu?’’ tanya ayahnya.

‘’Aku tidak makan babi lagi.’’

‘’Di dalam babi terdapat 999 penyakit,’’ ungkap Neelain.

"Dari mana kau tahu hal itu?’’ Ayahnya merasa heran.

"Dari Nation of Islam," jawabnya enteng.

Mendengar jawaban itu, sang ayah langsung murka. Ia lalu mengambil daging babi dan menaruhnya dengan kasar ke dalam piring Neelain. Ayahnya memaksa Neelain memakan daging babi itu.

                                                                            ***

Selepas peristiwa itu, Neelain bergabung dengan Nation of Islam. Ia bahkan sempat menjadi letnan di organisasi tersebut. Ia bertugas menyebarkan ajaran kelompoknya kepada orang-orang negro yang ditemuinya. Di organisasi itupula ia mempelajari Islam.
 
Neelain mengaku bahwa Yesus bukanlah Tuhan, seperti yang selama ini diajarkan keluarganya. Bagi dia, Yesus adalah seorang Nabi yang diutus Allah untuk menyampaikan kebenaran kepada umatnya. Yesus tidak pernah diminta untuk disembah sebagai Tuhan, dan Yesus tidak pernah datang untuk membersihkan dosa manusia.

"Karena setiap manusia bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Baik atau buruk yang mereka lakukan bergantung pada perilaku mereka sendiri," kata dia.


Reporter : Devi Anggraini Oktavika
Redaktur : Heri Ruslan
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...