Monday, 10 Rajab 1434 / 20 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sved Mann: Mantan Gangster yang tak Pernah Meninggalkan Shalat

Monday, 28 May 2012, 01:42 WIB
Komentar : 0
blogspot.com
Sved Man
Sved Man

REPUBLIKA.CO.ID,  Sved mengikrarkan syahadat sebelas tahun lalu, dan mengganti nama depannya menjadi Sayed.  Sejak itu, ia banyak membaca untuk memperdalam pengenalannya pada Islam.

Dari sang imam yang pernah meragukannya, Sayed belajar membaca Alquran. Ia juga mempelajari bahasa Arab untuk dapat memahami Kitabullah tersebut.

Bagi Sayed, Islam adalah menyerahkan keinginan diri di bawah kehendak Tuhan. “Mengapa aku mau melakukannya? Karena dengan itu nanti aku akan bertemu dengan Pencipta-ku dan surga-Nya, agar aku berhak atas itu. Itulah Islam menurutku saat ini," ujarnya saat ditanya tentang esensi Islam.

Karena itu, sejak bersyahadat, Sayed tak mau meninggalkan shalat lima waktu dengan alasan apapun. Shalat baginya adalah keluar dan mengistirahatkan diri sejenak dari dunia dan seluruh isinya. “Kita membersihkan diri dan menghadap Sang Pencipta.”

Ia menambahkan, shalat tak menjadi masalah bagi segala aktivitasnya. “Tak ada alasan untuk meninggalkannya. Setiap orang pasti bisa menemukan tempat untuk berwudhu, membasuh diri, dan mendirikan shalat," tambahnya.

Kini, selain ketenangan dan keteraturan hidup, Sayed mengaku menemukan hal berharga lainnya dalam Islam. “Ketika kamu menjadi seorang Muslim, kamu mungkin kehilangan teman, tetapi kamu mendapatkan saudara," ujarnya.

Setelah berislam, Sayed merasa menemukan keluarga baru dan saat itu juga menjadi anggotanya. “Itu sesuatu yang tidak bisa kuperoleh dari gereja-gereja di Jerman.”

Reporter : Devi Anggraini Oktavika
Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : youtube
15.365 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Rohmat Monday, 28 May 2012, 09:16
Seharusnya Kita yang sudah Muslim sejak kecil harus lebih dari itu
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Wow, Kemeja 100 Hari Pakai Tak Perlu Dicuci
JAKARTA--Untuk sebagian pria, mencuci kemeja adalah hal yang merepotkan. Tak heran, apabila kemeja yang dipakai bisa berhari-hari tetap dikenakan. Produsen kemeja asal...