Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kepala Suku Asmat Masuk Islam

Minggu, 19 Februari 2012, 11:37 WIB
Komentar : 1
Republika/Agung Supriyanto
Sejumla warga memberikan ucapan selamat kepada Kepala Suku Asmat, Umar Abdul Kayimter (kiri), yang telah menjadi mualaf di Masjid Darussalam, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (19/2).
Sejumla warga memberikan ucapan selamat kepada Kepala Suku Asmat, Umar Abdul Kayimter (kiri), yang telah menjadi mualaf di Masjid Darussalam, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (19/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JATIBENING -- Acara pengukuhan agama Islam yang dilakukan Kepala Suku Besar Asmat, Sinentius Kayimter, di Masjid Darussalam, Komplek Tamansari Persada Raya, Jatibening, berlangsung haru dan khidmat. Acara dipandu oleh Imam Masjid Istiqlal, Ustadz H. Ali Hanafiah, Ahad (19/2).

Pembacaan dua kalimat syahadat dilakukan percobaan sebanyak dua kali. Setelah itu, pembacaan syahadat yang sakral itu akhirnya baru lah terucap dari mulut Sinentius.

Sinentius pun diberikan nama Islam yaitu Umar Abdullah Kayimter. Pemberian nama tersebut didasarkan atas rembukan para jamaah DKM Masjid Darussalam.

Kemudian pembacaan syahadat dilanjutkan dengan sang istri yang memiliki nama Islamnya Aisyah Chairunnisa Atem. Meskipun pembacaan agak tersendat karena kendala bahasa, namun Aisyah akhirnya disahkan menjadi seorang Muslim.

Suasana haru pun semakin menjadi ketika sang anak, Salim Abdullah Siwir, mencoba melafalkan dua kalimat syahadat. Air mata bocah berusia 12 tahun tersebut tak terbendung. Namun karena air mata harunya tak terhenti, maka pelafalan tersebut dibatalkan.

"Hal itu disebabkan Salim belum berusia balig sehingga belum ada kewajiban dari sang anak untuk melafalkan syahadat. Selain itu, dia masih dibawah asuhan kedua orang tua", ujar Ustadz Ali.

Setelah pengucapan dua kalimat syahadat usai, acara dilanjutkan penandatanganan sertifikat ikrar masuk Islam. Acara ditutup dengan pemberian santunan mualaf dan tiga tiket umroh dari jamaah DKM Masjid Darussalam.

Reporter : Rachmita Virdani
Redaktur : Didi Purwadi
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...