Selasa , 17 Januari 2012, 10:00 WIB

Muhammad Kasim Wolf : Alquran Menjawab Semua Pertanyaanku (Bag 3-habis)

Rep: Damanhuri Zuhri/ Red: Heri Ruslan

REPUBLIKA.CO.ID,Cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, papar dia,  menjadi motif untuk semua perbuatan kita dan bukan perbuatan untuk perolehan personal, karena Allah memberikan apapun yang dibutuhkan hamba-Nya. Menurut dia, setiap orang dibedakan oleh motif k yang keluar dari lubuk hatinya masing-masing.

Kasim juga bersyukur sudah berkunjung ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.  Ketika pertama kali melihat Ka’bah, ia merasakan  jiwa seperi pulang ke rumah. Di hadapan rumah Allah SWT itu, ia  berlutut dan menangis.  Kasim merasakan sebuah keistimewaan saat berada di Makkah dan Madinah.

‘’Keduanya adalah tempat terdekat di bumi ini untuk bisa sampai ke Allah SWT dan itu adalah satu-satunya tempat, yang membuat kita bisa meninggalkan semua gagguan duniawi dan fokus pada perjalanan spiritual jiwa,’’ paparnya.

Kasim memiliki konsep pendidikan yang sangat menarik yang tanamkan kepada keluarganya. Menurut dia, Allah SWT menciptakan manusia, Allah SWT mencintai manusia sepanjang masa tanpa syarat. Ia mengatakan, setiap orang kembali kepada anugrah Tuhan dengan cinta yakni mengikuti aturan-Nya, tuntunan  Nabi Muhammad dan petunjuk Alquran.

‘’Karena saya sebagai seorang imam dalam keluarga, saya hanya bisa membimbing keluarga dengan memberi mereka contoh yang baik sebagai seorang Muslim dan berusaha meningkatkan diri setiap hari. Selalu mengingat Allah SWT, beribadah sebaik-baiknya dan mensyukuri nikmat yang diberikan,'' jelasnya.

Salah satu konsep yang penting yang ia tanamkan adalah budaya mau mendengar. ''Satu konsep penting lainnya adalah mendengarkan. Mendengarkan istri Anda, mendengarkan anak-anak Anda, teman-teman Anda, orang-orang yang Anda temui dan mendengarkan hati Anda.''

Dalam pandangan Kasim, mendengarkan adalah melatih kesabaran. Melalu mendengar, setiap orang dapat menahan diri dari sikap kebiasaan bereaksi. ''Dengan mendengarkan kita bisa menyerap pengetahuan. Jika mendengarkan hati, membantu kita membuat pilihan yang tepat.’’ (selesai)