Mualaf Caleb Carter: Islam Tidak Salah...Interpretasi Umatnya Saja yang Kadang Keliru

Kamis, 08 September 2011, 12:32 WIB
www.deseretnews.com
Mualaf Caleb Carter: Islam Tidak Salah...Interpretasi Umatnya Saja yang Kadang Keliru
Caleb Carter

REPUBLIKA.CO.ID, DEARBORN - Peringatan Tragedi 11 September kembali mengaduk-aduk emosi publik Amerika. Banyak yang masih memendam amarah, namun tak sedikit yang memperingatinya sebagaiu awal titik balik dalam hidupnya.

Caleb Carter, salah seorang di antaranya. Warga pinggiran Detroit, Dearborn, negara bagian Michigan ini mengenang tragedi 11 September 2001 sebagai titik balik perkenalan dirinya dengan Islam. Tak disangka, kebencian guru sekolahnya terhadap Islam justru menjadi gerbang pembuka hatinya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.

"Saat saya mempelajari bahasan Dunia Non Barat, oleh guru saya dikatakan  Islam sama dengan teroris," kenang Carter menirukan suara gurunya saat menetap di Columbia.

Carter tidak menelan mentah-mentah opini sang guru. Ia menolak untuk menghakimi suatu keyakinan tanpa ada pengetahuan yang cukup. Ia pun mulai mempelajari Islam dan agama lain.

Semenjak tahun 2006, ia mantap memilih Islam.

Orang tua Carter sempat tidak merestui sang anak memutuskan masuk Islam. Pertimbangan orang tua Carter merujuk pada kisah John Walker Lindh, seorang Amerika yang kemudian menjadi pejuang Taliban.  Ia selanjutnya ditangkap dan dipenjara selama 20 tahun lantaran ketahuan memberikan bantuan kepada pemerintahan Taliban di Afganistan.

"Mereka hanya membayangkan apabila saya menjad Muslim. Mereka berusaha menanyakan apa saya benar-benar yakin dengan Islam. Mereka peka namun begitu menerima," ungkapnya.

Kepada orang tuanya, Carter mengatakan yang salah bukan berasal dari ajaran Islam sendiri melainkan hasil interpretasi yang keliru tentang Islam.

Selayaknya warga AS yang memeluk Islam semenjak tragedi 11 September, tekanan, ejekan, bahkan makian menjadi 'menu' hariannya. Namun, ia menghadapinya dengan besar hati.

"Saya secara personal tidak merasa terganggu. Hanya saja, komentar yang disampaikan para anggota parlemen dan kandidat pemimpin sangat mengganggu. Terang-terangan mereka salah kutip ayat Alquran. Itu mengingatkan saya dengan perkataan gurunya satu dekade lalu," papar Carter.

Reaksi-reaksi semacam itu,  membuat Carter merasa khawatir. Tanpa  diimbangi dengan usaha memberikan pemahaman yang benar tentang Islam, maka selamanya Muslim akan didiskreditkan.  Lantaran itu, Carter berniat untuk memperdalam ilmunya sehingga mampu memberikan sumbangsih bagi saudara-saudara seriman yang lain dalam berjuang meluruskan pemahaman yang salah tentang Islam, baik di kalangan umat sendiri, maupun di luar komunitas mereka.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Reporter: Agung Sasongko
Sumber: www.deseretnews.com
Abu al-Thufail berkata: Aku melihat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam berthowaf di Ka'bah, beliau menyentuh Hajar Aswad dengan tongkat yang dibawanya, dan mencium tongkat tersebut. (HR Muslim)
Airiel, Senin, 26 September 2011, 19:04

Btul islam tlah trbukti kbnarannya trtma dlam al qur'an

Balas
masne, Rabu, 21 September 2011, 18:28

saya setuju jg

Balas
ammad, Rabu, 14 September 2011, 16:03

peter casey = yahudi... selamanya akan seperti itu...
Tidak akan ada tempat di islam bagi kaum yahudi...

10 Balasan
rachman, Minggu, 30 Oktober 2011, 11:15

Astaghfirullah.. sebaiknya beristighfar saudaraku.. kalau anda memang benar2 muslim.. tidak ada tempat yg tidak mungkin bagi islam.. karena islam mengajarkan sesuatu yg sangat "rasional".. jgn pernah berprasangka buruk saudaraku..

orlov brollo, Selasa, 18 Oktober 2011, 05:46

islam sering dideskriditkan karena orang-orang seperti ammad ini...orang tg mengaku islam tapi merusak citra islam itu sendiri....you're a frickin racist

Islam is Beautiful, Selasa, 27 September 2011, 11:16

Nih... orang yang seperti ini deh yang pikirannya ekstrem n radikal (mungkin juga punya pemikiran teroris - maaf) karena mengambil pengertian dari Qur'an dan Sunnah dengan sempit. Istighfarlah kawan

mbah gun, Senin, 19 September 2011, 14:58

"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya.." (Al-Qashash : 56)

monggo dibaca jg :
Al-Kahfi :17
Al-A'raaf :178
Al-Maai-dah :51

andihandoko, Minggu, 18 September 2011, 17:19

anda tidak baca al-qur`an.islam melampaui batas suku dan bangsa. apapun sukunya,apapun bangsany asal berikrar " Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah nabiku, rasul Allah". maka dia sudah syah sebagai muslim.

Joseph Muhammad, Jumat, 16 September 2011, 10:01

Yahudi itu suku yang berasal dari keturunan pertama Yahudi yaitu anak Nabi Ibrahim AS, Ishaq AS.Dalam dakwah Nabi Ishaq AS menyerukan bangsanya beriman dan tidak menyekutukan Allah SWT.

Husnudzon, Jumat, 16 September 2011, 08:32

Berdoalah kepada Sang Pembolak Balik Hati, karena yang dinilai adalah keimanan, bukan pada kesukuan. Boleh jadi saat ini kita merasa beriman, tapi tidak mensyukuri ni'mat itu..
Belajar Husnudzon yuukk...

binar, Kamis, 15 September 2011, 12:29

berfikirnya sempit.....

Hans, Kamis, 15 September 2011, 09:57

Anda lupa bahwa anak manusia dilahirkan dlm keadaan fitrah...orang tuanyalah yg jadikan dia yahudi kristen atau majusi..kenapa tidak..anda jg mengvonis suatu ketentuan yg anda sendiri tak paham..

masagung, Rabu, 14 September 2011, 19:25

jangan menghukumi apa yang tdk kita pahami..apalagi itu adalah perkara hati manusia!!!
hanya Allah tempat berlindung dan mohon pertolongan...jauhkan dari prasangka buruk..seburuk apapun itu.

saya, Selasa, 13 September 2011, 08:41

Seorang Mualaf adalah orang yang cerdas dan telah dipilih Allah untuk mendapatkan hidayah.Subhanalloh

Balas
kebenaran, Senin, 12 September 2011, 20:12

coba cari di youtube: the truth 911. orang amerika sebenernya banyak yg nggak percaya tragedi 911. tapi media milik mereka jadi kayak nggak kedengeran suara kebenaran mereka yg pada protes. cari juga building 7 yg tiba2 runtuh nggak ada sebab beberapa menit setelah gedung 1&2 runtuh.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...