Ka'bah Menggetarkan Hati Ratusan Pekerja Cina

Thursday, 26 August 2010, 01:08 WIB
Arab News
Ka'bah Menggetarkan Hati Ratusan Pekerja Cina
Pekerja rel kereta api asal Cina yang menjadi mualaf di Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH--Hidayat bisa datang dari cara yang tak pernah diduga. Mungkin itu pula yang dialami ratusan pekerja Cina di Arab Saudi yang kemudian memilih Islam sebagai agamanya yang baru.

Setelah melihat Ka'bah dari televisi, tiba-tiba hati mereka bergetar. Pintu hidayah seakan terbuka. Dan Allah SWT pun melapangkan jalan mereka untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Lebih dari 600 pekerja asal Cina berpaling menjadi Muslim setelah mendapatkan pengalaman spiritual di Arab Saudi.

Mereka adalah bagian dari 4.600 warga Cina yang sedang mengerjakan proyek rel kereta api yang menghubungkan Makkah dan Madinah. Rel kereta itu nantinya akan melalui Jeddah dan Khum. Peristiwa yang sempat menghebohkan itu terjadi tahun lalu.

Awalnya, kedatangan ribuan pekerja Cina itu sempat dipertanyakan warga Arab Saudi. Pasalnya dari 4.600 pekerja itu hanya 370 orang yang Muslim. Warga meminta agar pemerintah mempekerjakan buruh Cina yang beragama Islam. Namun Allah mempunyai rencana lain dengan kedatangan para pekerja itu.

Kedatangan ke Arab Saudi ternyata membuka peluang bagi mereka untuk melihat Islam langsung dari tanah tempat agama ini diturunkan. Seperti yang dikatakan seorang pekerja yang telah menjadi Mualaf. Pekerja yang telah mengganti namanya menjadi Hamza (42) ini mengaku tertarik pada Islam setelah melihat Ka'bah untuk kali pertama di televisi Saudi. ''Ini menggetarkan saya. Saya menyaksikan siaran langsung sholat dari Masjidil Haram dan umat Islam yang sedang berjalan memutari Ka'bah (tawaf),'' katanya.

''Saya bertanya ke teman yang Muslim tentang semua hal ini. Dia kemudian mengantarkan saya ke Kantor Bimbingan Asing yang ada di perusahaan, di mana saya memiliki kesempatan untuk belajar tentang berbagai aspek mengenai Islam,'' tuturnya. Kini Hamza merasa lebih bahagia dan lebih santai setelah menjadi seorang Muslim.

Pekerja lainnya, Ibrahim (51), mengalami peristiwa yang hampir serupa pada September tahun lalu. Dia yang bekerja di bagian pemeliharaan perusahaan negara, Kereta Api Cina, menjadi seorang Muslim usai melihat Ka'bah. ''Meskipun kami berada di Cina, kami tidak memiliki kesempatan untuk belajar tentang Islam. Ketika saya mencapai Mekah, saya sangat terkesan oleh perilaku banyak warganya. Perlakuan yang sama bagi orang Muslim dan non-Muslim memiliki dampak besar pada saya,'' tambahnya.

Sementara, Abdullah Al-Baligh (51), terinspirasi untuk memeluk Islam setelah melihat perubahan positif dari rekan-rekannya yang lebih dulu menjadi mualaf. ''Enam bulan setelah saya tiba di Makkah, saya melihat bahwa rekan saya, yang sudah menjadi Muslim, telah benar-benar berubah. Tingkah lakunya patut dicontoh. Saya menyadari bahwa Islam adalah kekuatan penuntun di balik perubahan tersebut,'' ujarnya.

''Ketika saya bertanya padanya, ia mengatakan bahwa ia sama sekali tak tahu tentang agama ini selama di Cina. Sekarang, ia memiliki pemahaman yang tepat tentang Islam dan ingin menjadi lebih teladan.''

Begitu pula dengan Younus. Pekerja asal Cina ini baru mempelajari Islam ketika berada di Makkah. ''Islam di Cina begitu kurang. Aku baru mengetahui Islam setelah datang ke Saudi,'' ujarnya.

BAZNAS Menyempurnakan Zakat Anda

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: Arab News
Pada hari dipanaskan emas dan perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu."(QS At Taubah 9:35)
Fharez, Saturday, 16 April 2011, 01:18

chloe..kata" ente gk logis n pura" atheis padahal ente punya agama kan..yg pasti bukan islam..
ente bilang manusia lebih tingi dari pada agama pi ente percaya dgn kata kafir..bagaimana mungkin seorang atheis percaya akan kafir..
hellooo..

Balas
dhani, Thursday, 3 March 2011, 10:26

Alhamdulillah..
asbab sifat ikram (memuliakan) Allah beri hidayah, para Shahabat pun demikian mereka banyak ikram kepada para musyafir tapi di ajak dia sendiri yang minta syahadat...semoga Allah azza wa jalla kekalkan hidayah pada diri kita amin ya Robbal'alamin

Balas
herry s kartaraahrdja, Tuesday, 26 October 2010, 14:06

Apa khabar Chloe? mau share info,bahwasanya benar manusia diciptakan lbh dulu nmun fitrahnya manusia adlh bertaqwa pada sang pencipta, diatur dlm tuntunan ilmuAGAMA mulai taurat,zabur,injil& disempurnakan oleh AL-Quran sbg tuntunan terakhir umat manusia yakni islam,&memang benar benar msh terjaga kesucianya hingga kini

Balas
Khoirul Anwar, Monday, 25 October 2010, 17:28

sebagai muslim kita percaya bahwa fitrah manusia adalah mengakui Allah satu- satunya Tuhan yang berhak di ibadahi, islam adalah agama tauhid, Agamanya para nabi dari adam sampi Muhammad SAW. setan lah yang menjerumuskan manusia menjadi orang kafir atau musyrik. hidayah datang kepada siapapun dan dari etnis manapun.

Balas
mukhsin, Monday, 11 October 2010, 13:38

saudra chloe pasti kafir, atau munafik kali ya? Agama Islam adalah agama tauhid, mengesakan Tuhan. chloe tidak percaya, kami tak gelisah. Wong paman nabi abu lahab, putra nuh Kan'an, Istri luth, bapak Ibrahim juga kafir, ingkar kepada risalah tuhan. Jadi bukan masalah sok suci. Chloe aja yg tak mau pakai otak dan hati.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...