Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Banan binti Ali Ath-Thanthawi: Darah Tumpah di Jalan Dakwah (3-habis)

Rabu, 20 Maret 2013, 13:05 WIB
Komentar : 0
google
Banan binti Ali Ath-Thanthawi

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Nashih Nashrullah

Selama 17 tahun hidup di pengasingan tidaklah mudah. Keterasingan serta jauh dari keluarga merupakan ujian yang sangat berat. Terlebih bagi perempuan.

Belum lagi bayang-bayang ketakutan dan teror  yang senantiasa mengincar dari musuh-musuh Allah. Namun, hari-harinya selama di pengasingan ia isi dengan ibadah dan amal shaleh. Bannan rajin membaca Alquran dan berdoa.

“Tak jarang sampai berlinang air mata,” tutur anak-anaknya.

Berita tentang pembunuhan itu pun tersebar luas. Keesokan harinya, media massa Jerman mengangkat itu sebagai isu utama. Tak lama berselang, para pembunuh akhirnya ditangkap dan mengakui perbuatan mereka. Ia sangat terpukul.

Syekh Isham pun menulis senandung syair di antologi puisinya yang berjudul Rahil, separuh jiwa yang telah pergi.

Bannan, wahai pembela Islam yang berdarah
Lukamu masih mengalirkan darah di hatiku.
Bannan wahai cerminan agung keikhlasan
Wahai peraih pengorbanan dan syahid yang mulia
Kita hidup terasing dari Tanah Air dan Negara
Berjibaku dengan cahaya dan nilai
Tipu daya membayangi kita di tiap sudut
Dan ajal mendekati kita di tiap lini

Redaktur : Heri Ruslan
1.743 reads
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Banan binti Ali Ath-Thanthawi: Darah Tumpah di Jalan Dakwah (2)