Kamis , 20 December 2012, 12:53 WIB

Tiga Alasan Islam Menolak Isu Kiamat di 21-12-2012 (1)

Rep: Hannan Putra/ Red: Dewi Mardiani
Lingkaran kalender kuno Suku Maya yang dibuat berdasar periode 394 tahun.
Lingkaran kalender kuno Suku Maya yang dibuat berdasar periode 394 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, Ramalan akan terjadinya kiamat esok, 21 Desember 2012 menjadi kajian yang tak pernah habis-habisnya. Sistem penanggalan Kalender Bangsa Maya, yang menurut mereka sebagai kalender paling akurat di bumi menyatakan kiamat akan terjadi besok.

Namun, secara tegas ilmuwan Islam membantah hal tersebut. Isu kiamat tersebut dinilai tidak sesuai dengan keyakinan umat Islam, seperti tafsir rukun iman yang ke lima. Inilah tiga dalil utama para ulama dalam membantah terjadinya kiamat tersebut.

Pertama, Kapan terjadinya hari kiamat merupakan salah satu dari perkara-perkara ghaib yang hanya diketahui Allah semata. Firman Allah, “Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.” (QS An-Naml: 65).

Maka ayat ini tegas menunjukkan tidak ada satupun makhluk yang mengetahui perkara ghaib, termasuk waktu terjadinya hari kiamat. Kalaupun Allah memberitahukan waktunya kepada makhluk-Nya, niscaya yang paling pertama kali tahu adalah nabinya.

Namun, tatkala malaikat Jibril yang menyamar sebagai arab badui datang bertanya kepada Nabi SAW tentang kapan terjadinya hari kiamat, beliau hanya menjawab, “Orang yang ditanya tidak lebih tahu tentangnya daripada yang bertanya.” (HR Bukhari dan Muslim). Artinya, Jibril dan Rasulullah SAW sama-sama tidak tahu tentang kiamat.

Sumber : Berbagai sumber