Rabu, 3 Syawwal 1435 / 30 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Para Filsuf Muslim (2)

Jumat, 07 September 2012, 22:50 WIB
Komentar : 0
blogspot.com
Ilustrasi
Ilustrasi

Al-Ghazali (450-505 H/1058-1111 M)
Nama lengkapnya Abu Hamid Muhammad bin Muhammad At-Tusi Al-Ghazali. Ia merupakan ulama terkemuka yang amat berpengaruh di dunia Islam, terutama di kalangan Suni.

Al-Ghazali lahir di Desa Gazaleh, dekat Tus. Ia belajar di Tus, Jurjan, dan Nisabur. Ia kemudian bermukim di Mu’askar selama lima tahun dan di Baghdad selama lima tahun berikutnya.

Di sana ia menjadi pemimpin dan guru besar Madrasah Nizamiyah Baghdad. Di sana pula ia berupaya keras mempelajari filsafat dan menunjukkan pemahamannya tentang filsafat dengan menulis buku berjudul “Maqasid Al-Falasifah” (tentang pemahaman-pemahaman para filsuf).

Ia dikenal karena kemampuannya mengkritik argumen-argumen kaum filsuf dengan menulis buku “Tahafut Al-Falasifah”. Buku tersebut ia tulis dalam rangka memberikan kesan tentang kelemahan atau kekacauan pemikiran-pemikiran para filsuf Muslim, seperti Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Sina.

Semasa hidupnya, Al-Ghazali dikenal sebagai fakih, mutakalim, dan sufi. Ia mahir berbicara dan amat produktif dalam mengarang. Karya tulisnya lebih dari 228 buku dan risalah. Karya tulisnya yang paling populer di dunia Islam adalah “Ihya Ulum ad-Din” (Menghidupkan Ilmu-Ilmu Agama).   

Ibnu Rusyd (520-595 H/1126-1198 M)
Salah satu filsuf Muslim yang muncul di belahan barat adalah Abu Al-Walid Muhammad Ibnu Ruysd. Ia berasal dari keluarga hakim. Ia lahir di Cordoba dan wafat di Marakech. Ia dikuburkan di sana, tapi tiga bulan setelah itu jenazahnya dipindahkan ke Cordoba.

Ibnu Rusyd menguasai berbagai bidang ilmu, seperti fikih, ilmu kalam, sastra Arab, matematika, fisika, astronomi, kedokteran, logika, dan filsafat. Ia berhasil menjadi ulama dan filsuf yang sulit ditandingi. Ia juga pernah menjadi hakim di Cordoba pada 1171 M. Ibnu Rusyd juga pernah menjadi dokter istana.






Reporter : Nidia Zuraya
Redaktur : Chairul Akhmad
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
JK, Terpilih Wapres Biasa Saja, Anak dan Cucu Sedih
JAKARTA -- JAKARTA -- Jusuf Kalla sudah diumumkan secara resmi oleh KPU sebagai cawapres terpilih 2014-2019 pada tanggal 22 Juli kemarin. Ini menjadi kali...