Sabtu, 15 Rajab 1434 / 25 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lisa Namuri Arif: Jilbab tak Membuat Muslimah 'Mati Gaya' (2)

Senin, 03 September 2012, 22:40 WIB
Komentar : 0
www.lisanamuri.com
Lisa Namuri Arif
Lisa Namuri Arif

REPUBLIKA.CO.ID, Sedangkan olahraga kebugaran, awalnya Lisa menekuni secara otodidak. Lalu ia memperdalam dengan belajar pada beberapa instruktur di Bandung.

Untuk menambah wawasan, istri Mahar Irsan ini mengikuti berbagai seminar kebugaran, baik tingkat nasional maupun internasional.

Puncaknya, Lisa belajar kebugaran di Fitness Institute Australia setelah lulusan dari kuliah di jurusan Geofisika dan Meteorologi ITB. “Di sana saya baru benar-benar mengerti mengenai olah tubuh,” ungkapnya.

Terjun sebagai instruktur kebugaran ternyata tidak mudah. Beberapa kali Lisa ditolak saat melamar sebagai instruktur di pusat-pusat kebugaran.

Padahal, secara keilmuan dan jam terbang, kemampuannya tidak diragukan lagi. Alasannya, karena perempuan yang berhobi menari ini mengenakan kerudung. Mereka menganggap berjilbab membatasi aktivitas.

“Percayalah, berkerudung tidak membuat kita ‘mati gaya’. Aktivitas dan kegiatan apa pun bisa tetap berkerudung, termasuk juga berolahraga,” ujar Lisa mantap.

Sebagai instruktur kebugaran, Lisa tidak pernah menanggalkan kerudungnya. Justru dia menciptakan fashion pakaian olahraga untuk para Muslimah. “Sekarang model jilbab banyak,” katanya.

Jilbab untuk olahraga, menurut dia, adalah yang berbahan menyerap keringat dan tidak licin. Bahannya bisa dari kaus atau katun dengan warna, sesuai selera.






Reporter : Susie Evidia
Redaktur : Chairul Akhmad
804 reads
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...