Thursday, 6 Muharram 1436 / 30 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Lisa Namuri Arif: Jilbab tak Membuat Muslimah 'Mati Gaya' (2)

Monday, 03 September 2012, 22:40 WIB
Komentar : 1
www.lisanamuri.com
Lisa Namuri Arif
Lisa Namuri Arif

REPUBLIKA.CO.ID, Sedangkan olahraga kebugaran, awalnya Lisa menekuni secara otodidak. Lalu ia memperdalam dengan belajar pada beberapa instruktur di Bandung.

Untuk menambah wawasan, istri Mahar Irsan ini mengikuti berbagai seminar kebugaran, baik tingkat nasional maupun internasional.

Puncaknya, Lisa belajar kebugaran di Fitness Institute Australia setelah lulusan dari kuliah di jurusan Geofisika dan Meteorologi ITB. “Di sana saya baru benar-benar mengerti mengenai olah tubuh,” ungkapnya.

Terjun sebagai instruktur kebugaran ternyata tidak mudah. Beberapa kali Lisa ditolak saat melamar sebagai instruktur di pusat-pusat kebugaran.

Padahal, secara keilmuan dan jam terbang, kemampuannya tidak diragukan lagi. Alasannya, karena perempuan yang berhobi menari ini mengenakan kerudung. Mereka menganggap berjilbab membatasi aktivitas.

“Percayalah, berkerudung tidak membuat kita ‘mati gaya’. Aktivitas dan kegiatan apa pun bisa tetap berkerudung, termasuk juga berolahraga,” ujar Lisa mantap.

Sebagai instruktur kebugaran, Lisa tidak pernah menanggalkan kerudungnya. Justru dia menciptakan fashion pakaian olahraga untuk para Muslimah. “Sekarang model jilbab banyak,” katanya.

Jilbab untuk olahraga, menurut dia, adalah yang berbahan menyerap keringat dan tidak licin. Bahannya bisa dari kaus atau katun dengan warna, sesuai selera.






Reporter : Susie Evidia
Redaktur : Chairul Akhmad
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Demi Mantan Terindah, Karina Salim Temui Orang Indigo
JAKARTA -- Dalam film 'Mantan Terindah' Karina Salim beperan sebagai Nada, seorang indigo. Guna mendalami perannya, ia menemui langsung orang-orang yang memiliki kemampuan...