Saturday, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sungai Seihan: Menelusuri Jejak Sungai Surga (Bag 1)

Thursday, 09 February 2012, 19:27 WIB
Komentar : 1
livius.org
Sungai Seihan
Sungai Seihan

REPUBLIKA.CO.ID, ‘’Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ‘’Seihan, Jeihan, Nil, dan Eufrat, semuanya adalah sungai-sungai surga.’’ (HR Muslim).

Seihan merupakan satu dari empat sungai yang secara khusus disebut Rasulullah SAW dalam sebuah sabdanya. Itu menunjukkan bahwa Sungai Seihan  sebagai salah satu sungai yang istimewa.

Lalu dimanakah Sungai Seihan berada?  Menurut Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas Al-Hadith Al-Nabawi, Seihan merupakan suang besar di wilayah Syam, di daerah Al-Mushaisah. ‘’Sungai itu mengalir dari anak bukit Anadolu di pegunungan Ante Toros, melewati Adana, dan bermuara di Laut tengah, di timur laut Teluk Iskandarun,’’ ujar pakar hadis itu.

Menurut Wikipedia, Sungai Seihan atau Sihun adalah sungai terpanjang di Turki yang mengalirkan air hingga Laut Mediterania. Sungai itu membentang sepajang 560 kilometer dari mata air yang terdapat di Pegunungan Tahtali, provinsi Sivas dan Kayseri, di Pengunungan  Pengunungan Ante Toros hingga ke Laut Mediterania melalui sebuah delta yang luas.

Anak sungai utamanya adalah Zamantı dan Goksu yang  bertemu dan bersatu di Aladag, Adana dan kemudian membentuk Sungai Seihan. Sungai Zamantı berasal dari Dataran Tinggi Uzun di Pınarbası, Kayseri dan melewati Tomarza, Develi dan distrik Yahyalı dari Kayseri. Pada zaman kuno,  sungai itu biasa disebut  Sarus, dan datarannya dinamakan Cilician.

Sungai Seihan mengalir menuju kota Adana, satu-satunya pemukiman yang berada di dekat sungai itu. beberapa jembatan dan kaki-kaki jembatan membelah sungai di Adana. Di kota itu terdapat sebuah Jembatan Batu yang dibuat dari abad ke-4 M. Sungai itu bertemu dengan Laut Mediterania di Cape Deli.

Aliran Sungai Seihan dibendung menjadi sebuah Dam di kota Andana yang berfungsi untuk mengairi irigasi, tenaga listrik, dan mengendalikan banjir. Di wilayah Yedigoze and Catalan juga terdapat dam atau bendungan di aliran Sungai Seihan untuk kepentingan yang sama pula.

Menurut Dr Syauqi, dahulu umat Muslim tidak berada di dekat sungai itu, di wilayah pesisir Syam, kecuali di kota Adana, di sekitar Tharasus dan al-Mushaishah. Adana merupakan kota terbesar keempat di Turki. Kota itu adalah ibu kota Provinsi Adana, Turki.

Kota itu dikenal sebagai pusat pertanian dan perdagangan. Terletak di pinggir Sungai Seihan, kota Adana menjadi wilayah yang subur. Kota itu terletak sekitar 30 kilometer dari Laut Mediterania, tepatnya di selatan-pusat Anatolia. Jumlah penduduk di provinsi itu mencapai 1,6 juta jiwa dan menjadikannya sebagai kota berpenduduk terbesar kelima di Turki.

Redaktur : Heri Ruslan
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Sempurnakan Pembakaran, Cairan Ini Bantu Hemat BBM?
JAKARTA -- Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar telah naik sebesar dua ribu rupiah per liternya. Untuk menyiasati dan menghemat bahan...