Jumat , 29 September 2017, 11:27 WIB

Ini Tiga Hal Utama Setelah Perempuan Berhijrah

Rep: mgrol97/ Red: Agus Yulianto
Wanita Turki berjilbab (Ilustrasi)
Wanita Turki berjilbab (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Menjadi Muslimah shalehah adalah dambaan setiap perempuan, menaati setiap perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Namun, ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika seorang perempuan telah berhijrah menjadi Muslimah.

Ketua Solidaritas Peduli jilbab, Amalia Dian Ramadhini, mengungkapkan, bahwa tiga hal yang perlu diperhatikan bagi muslimah yang telah berhijrah adalah perbaiki diri, ajak orang lain, dan jangan menghakimi. Menurut dia, manakala seorang perempuan berhijrah maka tantangan selanjunya adalah memperbaiki diri.

"Sedikit demi sedikit berubah menjadi lebih baik. Setelah muslimah melakukan perubahan-perubahan dalam hal positif, berlanjut pada tahap istiqamah. Bagaimana hal-hal baik tersebut tetap dilaksanakan dan berlanjut," katanya, kemarin.

Dalam Quran Surat Shaff ayat 2 dan 3 Allah Swt berfirman : “Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”

“Jadi perbaiki diri kita dulu, kemudian mengajak orang-orang di sekeliling kita untuk berhijrah. Bentengi dulu diri kita,” katanya.

Setelah berusaha untuk istiqamah dan dirasa kuat, maka muslimah dapat menjagak keluarga, teman-teman, tetangga untuk berhijrah. Namun jangan sampai menghakimi. Ini karena, setiap orang memiliki proses yang berbeda-beda. “Ketika orang lain berubahnya tidak sesaui dengan yang kita harapkan, maka jangan menghakimi,” ujarnya.

Ia mengatakan, tugas seorang manusia hanyalah menyampaikan bukan memaksakan. Tidak ada yang tahu seseorang dapat berubah kapan, entah dua atau satu tahun lagi. Semua ada ditangan Allah SWT. “Namun ketika mereka sudah terketuk, Insya Allah itu menjadi amal jariyah bagi kita yang mengajaknya,” imbuhnya.

Berita Terkait