Senin , 11 September 2017, 17:30 WIB

Legenda di Balik Keelokan Menara Kalan

Rep: Ali Yusuf/ Red: Agung Sasongko
ne.jp
Masjid Kalan
Masjid Kalan

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Kemegahan Masjid Kalan terlihat pada menara masjid yang memiliki 14 pita hias dengan bentuk dan karakter yang berbeda. Menurut legenda setempat, menara Masjid Kalan yang memiliki tinggi bangunan mencapai 47 meter ini dibangun atas permintaan seorang tokoh alim yang dibunuh oleh Arslan Khan akibat pertengkaran.

Setelah terjadi pembunuhan, Arslan Khan menyesal terhadap kejadian itu, dia membela dirinya bahwa peristiwa itu bukan merupakan rencana awalnya dan merupakan kejadian yang tidak disengaja.

Setelah beberapa hari merenungi kesalahan, malamnya Arslan Khan didatangi oleh orang alim yang telah dia bunuh. Orang alim itu berkata dalam mimpinya. "Anda telah membunuh saya, sekarang Anda harus meletakkan kepala saya di tempat di mana tak seorang pun bisa melangkahi," pintanya.

Karena merasa bersalah, Arslan Khan menuruti permintaan seorang alim tadi , yaitu dengan membangunkan menara setinggi 47 meter yang terkenal dengan Tower of Death.

Menara itu dibangun tepat di tengah-tengah makam seorang alim tadi. jika melihat tingginya, mungkin menara Masjid Kalan bisa dikatakan tertinggi di Asia Tengah. Menara tersebut memiliki 105 anak tangga yang dapat di akses melalui Masjid Kalan yang mampu menampung  10 ribu jamaah.

Pada perkembangannya, menara Khalan ini sebagai menara pengawas untuk kafilah dagang yang melewati Jalur Sutra. Pada abad ke-18 dan ke-19, menara ini menjadi tempat ekesekusi mati bagi orang-orang yang melakukan tindakan kriminal. "Caranya dengan melemparkan mereka dari atas menara," seperti ditulis situs Sacred-Destinations