Senin , 31 Juli 2017, 13:20 WIB

Persis Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsha oleh Israel

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Agung Sasongko
Ilustrasi Ninio
Peta Kompleks Masjid Al-Aqsha.
Peta Kompleks Masjid Al-Aqsha.

REPUBLIKA.CO.ID, BOJONGSOANG -- Belasan warga yang tergabung dalam kelurga besar Persatuan Islam (Persis) melakukan aksi solidaritas serta penggalangan dana untuk Muslim Palestina yang tengah menjadi korban kekerasan Israel. Aksi tersebut digelar di bundaran Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (31/7).

Koordinator Aksi, Muhammad Andi Purbaya mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Bandung agar berpartisipasi dalam aksi tersebut. Sebagai bentuk kepedulian dan mendorong perdamaian di Palestina.

"Kami mengutuk segala bentuk tindakan brutal yang terjadi di Palestina," ujarnya, Senin (31/7). Katanya, tindakan Israel kepada Palestina merupakan kejahatan kemanusiaan yang melanggar hak asasi manusia (HAM) dan hukum internasional lainnya.

Menurutnya, pihaknya juga mengecam penutupan Masjid Al-Aqsha yang dilakukan oleh militer Israel. Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar lembaga internasional, PBB, Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk bersikap tegas terhadap Israel.

Ia menuturkan, Pemerintah Indonesia pun agar benar-benar turut andil dalam menyelesaikan tragedi di Palestina, sebagai wujud menjaga perdamaian dunia sesuai amanat Undang-Undang Dasar (UUD).

Selain itu, mendesak dunia Islam untuk mengambil langkah yang diperlukan secara efektif dalam menyelamatkan Masjidil Aqsa dari bahaya kehancuran akibat kebiadaban Israel.

Sebelum melakukan aksi solidaritas dan penggalangan dana, para warga yang merupakan Pemuda-Pemudi, Hima-Himi dan Santri berjalan kaki dari Pesantren Persis 84 Ciganitri menuju Bundaran Bojongsoang membawa spanduk bertuliskan bentuk kepedulian untuk Palestina serta atribut Persis.