Sabtu , 29 July 2017, 20:12 WIB

Kenangan Ustaz Arifin Ilham kepada Habib Munzir Al Musawa

Red: Irwan Kelana
Dok Azzikra
Ustadz Muhammad Arifin Ilham (kiri) bersama Pimpinan Majelis Rasulullah  Habib Munzir Al Musawa (alm).
Ustadz Muhammad Arifin Ilham (kiri) bersama Pimpinan Majelis Rasulullah Habib Munzir Al Musawa (alm).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pimpinan Majelis Rasulullah Habib Munzir Al  Musawa dikenal sebagai ulama yang sangat  santun dan rendah hati.

Pimpinan Majelis Az-Zikra Ustaz Muhammad Arifin Ilham punya kenangan yang sangat mendalam kepada Habib Munzir Al  Musawa yang wafat pada Ahad sore, 15 September 2013, dalam usia 40 tahun.

Kecintaan Arifin  itu tergambarkan dalam pesan instan yang ia kirimkan kepada Republika.co.id, Sabtu (29/7) sebagai berikut:

Subhanallah walhamdulillah bila melihat, mendengar atau disebut nama almarhum habiibuna almahbub fillah Munzir Al Musawa,  yang terbayang saat dua kali makan bersama beliau satu bungkus berdua di rumah Arifin di Depok.

Alhamdulillah almahbub fillah senang bercanda, sangat lembut tutur katanya, rendah hati sekali, dan uswah mulia bagi setiap juru dakwah dengan  majlis yang sangat besar tetapi tidak ada kesombongan sedikitpun.

Demikian pula saat dakwah bersama almahbub fillah di Pantai Ancol. "Dakwah itu fitrahnya menjamah siapapun, keadaan kaya apapun dan di tempat manapun,"  nasehat beliau untuk Arifin.

Subhanallah, beliau sangat rendah hati. Pada saat Arifin besuk beliau berbaring sakit. Kita tegakkan shalat Zhuhur berjamaah, dan beliau minta Arifin menjadi imam. Akupun saat sujud tidak kuat menahan air mata, "Betapa indahnya hidup mencintai Allah, Rasul-Nya dan dzuriyat Rasul-Nya."

Allahu akbar. Saat beliau wafat, Arifin pun diminta menyampaikan taushiyah. Lagi-lagi Arifin  tidak kuat menahan air mata. Yang INSYA ALLAH membuatku bahagia adalah sabda Rasulullah, "Seseorang kelak akan dikumpulkan bersama siapa yang ia cintai di dunia."  Arifin mencintai beliau karena Allah.

Allahumma ya Allah,  rahmati guru kami tercinta dengan  ampunan-Mu dan kemuliaan di sisi-Mu aamiin aamiin aamiin.

Dalam sebuah video yang dikirimkan Arifin kepada Republika.co.id, Arifin mengatakan, “Ada juru dakwah, centong, gentong. Beliau (Habib Munzir Al Musawa, Red) sekaligus centong dan gentong. Kalau centong itu dia membagikan air. Dakwah ke mana pun. Kalau gentong, orang datang minta air. Orang minta nasehat.”