Senin , 05 December 2016, 16:51 WIB

Ini Kata Wapres pada Dewan Masjid Indonesia

Red: Agus Yulianto
dok. Humas Kemenhut
Wapres Jusuf Kalla
Wapres Jusuf Kalla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) tidak hanya sibuk menggelar rapat dan muktamar. Namun, DMI harus memperbanyak amal ibadah dan amal sosial.

"Saya selalu sampaikan jangan kita menjadi organisasi dari muktamar ke muktamar. Rapatnya dipersingkat, amal ibadah, dan amal sosial diperbanyak. Rapatnya dikurangi saja itu yang selalu kita inginkan," kata Wapres di Jakarta, Senin (5/12).

Wapres yang juga Ketua Umum PP DMI membuka Rakernas DMI di Istana Wapres yang dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Kerja. Pada pembukaan Rakernas DMI tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DMI dengan Kementerian Sosial, Badan Narkotika Nasional dan BKKBN.
Wapres mengingatkan agar DMI meningkatkan peran dan fungsi masjid sebagai tempat ibadah, tempat sosial, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

"Beberapa minggu terakhir, fungsi masjid bertambah sebagai tempat singgah, tempat menginap. Sekiranya tidak ada masjid, susah juga mengumpulkan banyak orang di Jakarta ini," ujar Wapres merujuk saat aksi doa bersama pada 2 Desember 2016 dimana massa dari berbagai daerah memadati ibukota dan sebagian menginap di masjid. Masjid, lanjut Wapres, juga harus bisa mendorong masyarakat untuk bergerak di bidang ekonomi.

Rakernas II DM diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari perwakilan DMI Wilayah dari 34 provinsi se-Indonesia dan dari pengurus masjid raya di tingkat provinsi, termasuk badan otonom DMI di tingkat pusat dan pengurus PP DMI. Sebanyak 68 peserta berasal dari Ketua dan Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) DMI se-Indonesia, 34 peserta dari perwakilan pengurus Masjid Raya di tingkat provinsi, 16 peserta dari ketua dan sekretaris badan otonom DMI tingkat pusat, serta 32 peserta lainnya berasal dari PP DMI.

Sumber : Antara