Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

3.000 Pelajar Kota Bogor Belajar Menulis Alquran

Minggu, 10 Maret 2013, 20:54 WIB
Komentar : 0
wordpress.com
Kitab Suci Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sebanyak 3.000 lebih pelajar dari sejumlah sekolah menggikuti kegiatan menulis huruf Al quran dalam acara Gebyar Baca Tulis Al Quran yang diselenggarakan oleh Forum Umat Islam di Kebun Raya Bogor, Minggu.

"Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dari sejumlah jenjang pendidikan mulai dari TPA, SD, SMP, hingga SMA dan Majelis Ta'lim se wilayah Bogor," kata Ketua Forum Umat Islam Bogor Raya Iyus Khaerunnas.

Iyus menjelaskan, keprihatinan terhadap kondisi saat ini, Al quran mulai ditinggalkan khususnya generasi muda.

Berdasarkan hasil survey MUI Pusar pada tahun 2010, jumlah umat muslim lulusan SMA dan SMK tidak bisa membaca dan menulis Al quran?mencapai 65 persen.

"Hal ini sungguh sanggat memprihatinkan, ditengah penduduk?Indonesia yang mayoritas muslim," katanya.

Iyus menyebutkan, banyaknya mushaf Alquran beredar dimasyarakat bukan menjadikan indikator kedekatan umat Islam dengan kitab suci umat Islam tersebut.

"Kami mendorong agar umat Islam khususnya generasi muda untuk lebih dekat dengan Alquran," katanya.

Iyus menambahkan, upaya mendekatkan generasi muda dengan Alquran melalui empat langkah yakni memahami, menghafal, menulis, dan mengamalkan.

Gebyar membaca dan menulis Alquran yang diselenggarakan Forum Umat Islam (FUI) Bogor Raya bekerja sama dengan PPPA Iqro Bil Qolam.

Acara dibuka secara resmi Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor Edgar Suratman, dan dihadiri Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor Adam Ibrahim.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
1.631 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...