Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Gerakan Memakmurkan Masjid Kian Masif di Sukabumi

Senin, 04 Februari 2013, 08:46 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supri
Ribuan umat Islam melaksanakan zikir bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemkab Sukabumi makin gencar menggiatkan gerakan memakmurkan masjid (GMM).

Pencanangan GMM sudah dilakukan sejak Oktober 2012 lalu di hadapan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan saat meresmikan pembangunan Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Cikembang, Kecamatan Cikembar.

Bupati Sukabumi, Sukmawijaya mengatakan, sosialisasi penerapan GMM dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Targetnya, visi penegakan syariat Islam (PSI) yang dicanangkan para ulama dan umat Islam Sukabumi pada 10 Muharam 1423 Hijriah atau bertepatan dengan 20 Maret 2002 lalu dapat tercapai.

Sukmawijaya menambahkan, GMM adalah gerakan moral guna membangun tata nilai kebaikan dalam keseluruhan sendi kehidupan di lingkungan masyarakat dan keluarga.

Caranya dengan menguatkan kembali fungsi dan peran masjid sebagai pusat peribadatan umat dengan mencerminkan sinergitas antara ulama dan umaro.

Kepala Bagian Bina Keagamaan Setda Pemkab Sukabumi, Ali Iskandar menerangkan, GMM  digagas untuk lebih menekankan terbentuknya tim penggerak di semua tingkatan mulai dari kabupaten, kecamatan, desa hingga pengurus masjid.

GMM sendiri, ujar Ali, merupakan penguatan dari program Gerakan Masyarakat Mengaji (Gemmar Mengaji) yang diluncurkan Kemenag beberapa waktu lalu. Penguatan diperlukan agar kesadaran masyarakat terutama generasi muda untuk datang ke masjid semakin bertambah.

Reporter : Riga Nurul Iman
Redaktur : Djibril Muhammad
6.940 reads
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...