Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama jajarannya menghadiri zikir akbar Majelis Rasulullah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1). (Republika/Aditya Pradana Putra )

  • Meskipun diguyur hujan, ribuan umat Islam dengan khidmat mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Majelis Rasulullah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1). (Republika/Aditya Pradana Putra )

  • Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa memberikan tausiyah kepada ribuan umat Islam dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1).(Republika/Aditya Pradana Putra )

  • Ribuan umat Islam mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Majelis Rasulullah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1). (Republika/Aditya Pradana Putra )

  • Meskipun diguyur hujan, ribuan umat Islam dengan khidmat mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Majelis Rasulullah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1). (Republika/Aditya Pradana Putra)

  • Ribuan umat Islam mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Majelis Rasulullah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1). (Republika/Aditya Pradana Putra)

In Picture: Presiden SBY Peringati Maulid Nabi Bersama Ribuan Umat Islam di Monas

Kamis, 24 Januari 2013, 15:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama jajarannya menghadiri zikir akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Majelis Rasulullah pimpinan Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (24/1).

Dalam peringatan tersebut, Presiden berpesan agar bangsa Indonesia, khususnya Umat Islam, untuk senantiasa meneladani kepribadian Nabi Muhammad SAW.

Redaktur : Mohamad Amin Madani
6.940 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  sidiq Kamis, 24 Januari 2013, 16:40
Allaahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammadinilfaatihi limaa uqhligo walkhootimi limaa sabaqo, naashirillhaqqi bilhaqqi walhaadii ilaa shiroothikalmustaqiim, wa 'alaa aalihi haqqo qodrihi wa miqdaarihil'adhiim (sholawat faatih)
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda