Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pesantren dan Budaya Lokal harus Dikawinkan

Selasa, 18 Desember 2012, 19:36 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supri
Pesantren Yatim Asy-Syafi'iyah di Jatiwaringin, Jakarta Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Pesantren dan Pendidikan Islam, Ubaidillah Anwar, mengatakan pesantren dan budaya lokal harus "dikawinkan" agar tidak terjadi stigma negatif dan labelisasi sebagai tempat mencetak teroris.

"Terkait kriminalisasi pesantren dengan stigma teroris, selama ini para kyai mungkin kurang peduli dalam mensinergikan antara pesantren dengan kultur Indonesia," kata Ubaidillah Anwar di Jakarta, Selasa (18/12).

Menurut Ubaidillah, pesantren yang ada saat ini kurang memerhatikan antara bagaimana mengawinkan ilmu pengetahuan Islam dengan budaya Indonesia. Misalnya, pesantren di Jawa harus mengenal budaya Jawa, bukan hanya ilmu pengetahuan Islam saja.

"Contoh lain misalnya dalam penafsiran jihad dalam arti kira-kira perang. Dulu Wali Songo mengajarkan jihad perang tapi tidak ada yang melakukan penebomam karena adannya benteng yaitu kultur, tapi sekarang tidak ada lagi," jelas Ubaidillah.

Menurut dia, harus ada kesadaran dari pesantren sendiri untuk memasukkan budaya lokal, bahkan harus bekerja sama dengan masyarakat. Selain harus sinergis dengan budaya, Ubaidillah mengungkapkan faktor kemandirian mental dan ekonomi juga penting sehingga pesantren bisa mandiri.

Redaktur : Citra Listya Rini
Sumber : Antara
1.105 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...