Monday, 13 Ramadhan 1439 / 28 May 2018

Monday, 13 Ramadhan 1439 / 28 May 2018

Jejak Langkah Muhammadiyah (5-habis)

Senin 26 November 2012 22:43 WIB

Rep: Fitria Andayani/ Red: Chairul Akhmad

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin (tengah), saat memberikan keterangan usai menghadiri ulang tahun atau Milad Muhammadiyah ke-102 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ahad (11/12).

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin (tengah), saat memberikan keterangan usai menghadiri ulang tahun atau Milad Muhammadiyah ke-102 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ahad (11/12).

Foto: Antara/Regina Safri

Organisasi Otonom

Sebagai organisasi besar, Muhammadiyah memiliki beberapa organisasi otonom yang gerak dan tujuannya sama dengan gerak dan tujuan Muhammadiyah.

Organisasi otonom yang dimaksud adalah:

  • Aisyiyah: bergerak dan berjuang di tengah kaum ibu atau Muslimah Indonesia. Didirikan KH Ahmad Dahlan pada 1917.
  • Nasyi’atul Aisyiyah: perkumpulan putri Muhammadiyah. Berdiri sejak 1930.
  • Pemuda Muhammadiyah: membina dan menggerakkan potensi para pemuda Islam. Didirikan pada 2 Mei 1932 berdasarkan keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-21 di Ujung Pandang.
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah:  membina dan menggerakkan potensi para pelajar Islam. Didirikan pada 18 Juli 1961 pada Konferensi Daerah Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia di Surakarta.
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah: membina dan menggerakkan potensi mahasiswa Islam. Berdiri pada 14 Maret 1964.
  • Tapak Suci:  disebut juga Persatuan Pencak Silat Putra Muhammadiyah. Didirikan di Kauman, Yogyakarta, pada 31 Juli 1963.
  • Hizbul Wathan: organisasi kepanduan Muhammadiyah. Semula bernama Padvinder Muhammadiyah, didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada 1918.

Ketua Umum Muhammadiyah

1912-1923 : KH Ahmad Dahlan

1923-1932: KH Ibrahim

1932-1936: KH Hisyam

1936-1942: KH Mas Mansur

1942-1953: Ki Bagus  Hadikusumo

1953-1959: AR Sutan Mansur

1959-1962: HM Yunus Anis

1962-1968: KH Ahmad Badawi

1968-1971: KH Fakih Usman

1971-1990: KH AR Fakhruddin

1990-1995: KH Ahmad Azhar  Basyir MA

1995-2000: Prof Dr H M Amien Rais

2000-2005: Prof Dr H Ahmad Syafi'I Maarif

2005-2010: Prof Dr H Din Syamsuddin

2010-2015: Prof Dr H Din Syamsuddin

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA