Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jejak Langkah Muhammadiyah (5-habis)

Senin, 26 November 2012, 22:43 WIB
Komentar : 0
Antara/Regina Safri
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin (tengah), saat memberikan keterangan usai menghadiri ulang tahun atau Milad Muhammadiyah ke-102 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ahad (11/12).
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin (tengah), saat memberikan keterangan usai menghadiri ulang tahun atau Milad Muhammadiyah ke-102 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ahad (11/12).

Organisasi Otonom
Sebagai organisasi besar, Muhammadiyah memiliki beberapa organisasi otonom yang gerak dan tujuannya sama dengan gerak dan tujuan Muhammadiyah.

Organisasi otonom yang dimaksud adalah:

  • Aisyiyah: bergerak dan berjuang di tengah kaum ibu atau Muslimah Indonesia. Didirikan KH Ahmad Dahlan pada 1917.
  • Nasyi’atul Aisyiyah: perkumpulan putri Muhammadiyah. Berdiri sejak 1930.
  • Pemuda Muhammadiyah: membina dan menggerakkan potensi para pemuda Islam. Didirikan pada 2 Mei 1932 berdasarkan keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-21 di Ujung Pandang.
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah:  membina dan menggerakkan potensi para pelajar Islam. Didirikan pada 18 Juli 1961 pada Konferensi Daerah Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia di Surakarta.
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah: membina dan menggerakkan potensi mahasiswa Islam. Berdiri pada 14 Maret 1964.
  • Tapak Suci:  disebut juga Persatuan Pencak Silat Putra Muhammadiyah. Didirikan di Kauman, Yogyakarta, pada 31 Juli 1963.
  • Hizbul Wathan: organisasi kepanduan Muhammadiyah. Semula bernama Padvinder Muhammadiyah, didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada 1918.


Ketua Umum Muhammadiyah
1912-1923 : KH Ahmad Dahlan
1923-1932: KH Ibrahim
1932-1936: KH Hisyam
1936-1942: KH Mas Mansur
1942-1953: Ki Bagus  Hadikusumo
1953-1959: AR Sutan Mansur
1959-1962: HM Yunus Anis
1962-1968: KH Ahmad Badawi
1968-1971: KH Fakih Usman
1971-1990: KH AR Fakhruddin
1990-1995: KH Ahmad Azhar  Basyir MA
1995-2000: Prof Dr H M Amien Rais
2000-2005: Prof Dr H Ahmad Syafi'I Maarif
2005-2010: Prof Dr H Din Syamsuddin
2010-2015: Prof Dr H Din Syamsuddin



Reporter : Fitria Andayani
Redaktur : Chairul Akhmad
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar