Kamis, 29 Zulhijjah 1435 / 23 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kisah Iskandar Nasution, Narapidana Penghafal Alquran

Jumat, 09 November 2012, 21:17 WIB
Komentar : 1
Muhammad Hafil/ROL
Iskandar Nasution, napi penghafal Alquran.
Iskandar Nasution, napi penghafal Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKALIS -- Iskandar Nasution menjadi narapidana pertama yang berhasil menjawab tantangan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Sihabudin untuk menghafalkan Alquran.

Bahkan, pria 35 tahun itu mengaku menghafal lima juz kitab suci Alquran. Karena itu napi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bengkalis, Riau, itu berhak mendapatkan hadiah tunai sebesar Rp 2,5 juta dari Sihabudin, Jumat (9/11).

Di hadapan Sihabudin, ia berhasil melafalkan sejumlah surat panjang tanpa melihat Alquran. Saat mengunjungi sejumlah lapas, Sihabudin memang selalu menantang napi menghafal Alquran. Sebagai hadian ia berjanji bakal memberikan uang Rp 2,5 juta. Tapi ketika Sihabudin mengunjungi sejumlah lapas di Riau, seperti Pekanbaru, Bangkinang, Siak, tidak ada yang berani menjawab tantangannya.

Baru di Lapas Bengkalis, Iskandar mencoba menjawab tantangan tersebut. Saat itu di Masjid Lapas Bengkalis itu, Sihabudin meminta Iskandar melanjutkan bacaan Alquran yang dilafalkannya.

Surat pertama yang dibacakan Sihabbudin adalah Surat Al Mulk yang berada di Juz 29. Iskandar kemudian mampu menyelesaikan 30 ayat dalam Surat Al Mulk.

Kemudian Sihabudin membacakan Surat Al Waqiah yang berada di Juz 28. Lagi-lagi Iskandar mampu merampungkannya. Belum puas Sihabudin meminta Iskandar membacakan Surat An Naba yang berada di Juz 30 yang berjumlah 40 ayat. Tapi, Iskandar mampu melafalkannya, meski sedikit terbata.

Sihabudin yang juga penghafal Alquran dan fasih berbahasa Arab itu mengaku puas dengan hafalan Iskandar. Saat itu juga ia merealisasikan janjinya, yakni menyerahkan Rp 2,5 juta kepada napi yang masuk bui karena terlibat kasus narkoba tersebut.

Saat itu Sihabudin memberikan wejangan kepada Iskandar. Ia meminta Iskandar tak riya (ingin dilihat, pamer) dengan kemampuan hafalan Alquran yang dimilikinya.

"Jangan lupa juga, uangnya disisihkan untuk keluarga dan shodaqoh," kata Sihabudin. Sayangnya, karena keterbatasan waktu, Sihabudin tak menguji lima juz yang sudah dihafal Iskandar.

Padahal sebelumnya Sihabudin menyebut akan memberi hadiah satu juz Rp 2,5 juta. "Saya tantang narapidana dan tahanan se-Indonesia untuk bisa menghafal dan membacakan satu juz Alquran. Bagi yang bisa saya kasih Rp 2,5 juta. Kalau dia sanggup hafal lima juz berarti bisa dapat Rp 12,5 juta," kata Sihabudin di Rumah Tahanan (Rutan) Siak, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (9/12).

Reporter : Muhammad Hafil
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kejutan 'Matchday' Tiga Liga Champion Eropa
JAKARTA -- Real Madrid berhasil menumbangkan Liverpool di Anfield, Kamis (23/10) dini hari WIB. Ronaldo cs berhasil memberondong tiga gol tanpa balas ke...