Monday, 30 Safar 1436 / 22 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Din Ajak Kader Nasyiatul Aisyiyah Jadi Elite Strategis

Wednesday, 04 July 2012, 19:45 WIB
Komentar : 1
Republika/Agung Supri
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengatakan sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, kader Nasyiatul Aisyiyah (NA) harus tampil menjadi elite strategis di tengah umat saat ini. Menurut dia, peran kader NA yang mapan dapat memberikan motivasi dan solusi terhadap robohnya fondasi umat di negeri ini.

"Di usianya yang sudah melebihi usia negeri ini, sudah saatnya Nasyiatul Aisyiyah perlu menampilkan kader yang mumpuni untuk menjadi elite strategis di muka umat negeri ini," kata Din Syamsuddin, saat membuka Muktamar XII NA di gedung serbaguna Universitas Lampung (Unila), di kota Bandar Lampung, Rabu (4/7).

Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, Din menyatakan, kader NA harus memberikan kontribusi positif terhadap umat Islam yang mayoritas di Indonesia menjadi model dan contoh teladan umat dalam mengembangkan potensinya, dan meningkatkan taraf kesejahteraan umat di berbagai sektor kehidupan.

Untuk menuju peran kader tersebut, ia mengungkapkan NA harus merevitalisasi dan melakukan konsolidasi organisasi untuk melakukan penguatan peran dan organisasi otonom Muhammadiyah. Penguatan peran kader NA, terutama dalam memberdayakan potensi kaum perempuan dan anak Indonesia terlebih umat Islam, yang sekarang ini mayoritas tetapi taraf perekonomiannya masih rendah.

"Kader NA harus menjadi pembela masyarakat terutama kaum perempuan dan anak. Untuk itu, Muhammadiyah lahir dari gerakan pencerahan, sehingga Muhammadiyah harus mampu menampilkan sebagai sang pencerah," ujarnya.

Pada kesempatan pembukaan Muktamar XII NA Tahun 2012 ini, sekitar 800 orang lebih utusan dari Pengurus Wilayah NA se-Indonesia, memadati gedung serbaguna Unila. Tampak hadir pula ketua PW Muhammadiyah Lampung, Ketua PP NA Lampung, Winarti, sedangkan dari Pemprov Lampung, dihadiri Kepala Biro Otonomi Daerah, Peturun, dan para senior PW Muhammadiyah Lampung.

Reporter : Mursalin Yasland
Redaktur : Djibril Muhammad
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kiprah Gamelan Sari Raras di California
CALIFORNIA -- Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto,...