Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

NU Bantah MTQ Internasional Didanai Iran

Rabu, 04 Juli 2012, 00:08 WIB
Komentar : 12
Nahdlatul Ulama
Nahdlatul Ulama

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK --  Badan otonom Nahdlatul Ulama, Jami`yyatul Qurra` Wal Hufazh, membantah dana untuk pelaksanaan MTQ Internasional yang digelar di Pontianak, 3--8 Juli, berasal dari Iran.
"Sekarang beredar rumor melalui SMS bahwa didanai oleh pemerintah Iran," kata Ketua Jami`yyatul Qurra` Wal Hufazh, Abdul Muhaimin Zein, saat pembukaan MTQ Internasional I di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Selasa malam.
Menurut dia, ada sejumlah sponsor yang mendanai perhelatan akbar di kalangan pondok pesantren itu, di antaranya Pemerintah Provinsi Kalbar, Bank Mandiri, dan Lyman Group.
"Jadi, ini sekaligus menepis rumor tersebut," katanya menegaskan.

Sekda Prov Kalbar M. Zeet Hamdy Assovie pernah menyatakan bahwa pemprov menyediakan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk mendukung kegiatan tersebut. Berdasarkan data panitia, pembukaan MTQ Internasional akan dihadiri 40 tamu kehormatan, 1.500 tamu VIP, dan 2.500 santri seluruh Kalbar, dan 1.500 kafilah.
Wapres Boediono hadir dalam pembukaan didampingi Menpera Djan Faridz, Wamen Agama Nazaruddin Umar, Wamen PU Hermanto Dardak, Ketum PBNU Said Aqil Siradj beserta rombongan. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tersebut digelar bersamaan dengan MTQ Nasional VII dan Munas IV Jam`iyyatul Qurra` Wal Huffazh untuk kalangan pondok pesantren dan Nahdlatul Ulama.

Peserta tidak hanya diikuti oleh negara-negara ASEAN, tetapi juga dari Timur Tengah dan Eropa. Negara lain yang sudah memastikan diri untuk ikut serta adalah Mesir, Irak, Suriah, Rusia dan Kazakhstan. Musabaqah Tilawatil Quran ini akan diikuti sekitar 1.500 orang dari 250 pondok Pesantren se-Indonesia dan 11 negara ASEAN.

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : antara
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Hadi Jumat, 6 Juli 2012, 15:23
NU bisa menyelenggarakan acara bagus spt ini masih aja ada sebagian dari kita yang gk suka dan bikin isu negatif. Dengan isu didanai Iran berarti NU itu syiah gitu ya? Masyaallah, masih aja ada yang suka mengadu domba..
  ISA ANSHORI Jumat, 6 Juli 2012, 11:31
tak usah malu u, en-u, apa mbahnya mau mendanai pelaksanaan MTQ itu,rebes.
  agus Kamis, 5 Juli 2012, 07:03
hati-hati banyak Agen asing ...terutama Israel dan Amerika menyebarkan aliran syiah sesat..
  samrodin Rabu, 4 Juli 2012, 23:52
saudaraku,berpikir positif akan lbh baik, tdk ada yg ditakutkan, bicara kebenaran..
  Ariel Aaron Smith Rabu, 4 Juli 2012, 19:51
ya ga apa didanai oleh Iran yg sesama muslim dan negara Islam, klo didanai oleh ASu ato zionist barbarian ya dosa besar umat Islam.