Wednesday, 10 Sya'ban 1434 / 19 June 2013
find us on : 
  Login |  Register

Guru Mengaji Kian Langka, Inilah Penyebabnya

Sunday, 24 June 2012, 22:59 WIB
Komentar : 6
AP
Anak-anak tengah belajar mengaji.
Anak-anak tengah belajar mengaji.

REPUBLIKA.CO.ID,  GARUT -- Minat umat Islam untuk menjadi guru mengaji kian turun. Akibatnya, banyak daerah yang mengalami kelangkaan guru mengaji.

Salah satu faktor langkanya guru ngaji karena kurang perhatian dari pemerintah dalam memberikan jaminan kesejahteraan bagi guru ngaji. Akibatnya, banyak guru ngaji yang beralih profesi.

Menteri Agama RI, Suryadharma Ali akan mengupayakan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji untuk menjaga generasi bangsa selanjutnya lebih baik.

"Kita coba cari cara bagaimana mereka (guru ngaji) bisa mendapatkan penghasilan yang layak sehingga tidak tergoda untuk mencari pekerjaan lain," kata Menteri saat menghadiri acara "Halaqoh Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan" di aula Hotel Suminar, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu.

Ia meminta kerjasama dengan seluruh pemerintah daerah untuk mencari solusi yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan guru ngaji sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain pemerintah daerah tingkat kota/kabupaten, kata Suryadharma, setiap Kantor Wilayah Kementerian Agama dapat melakukan langkah-langkah agar guru ngaji tidak berkurang.

"Ayo kita sama-sama cari jalan ke luarnya," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima, kata Menteri di Kabupaten Garut sudah terjadi kelangkaan guru ngaji, karena beralih profesi mencari pekerjaan yang lebih layak.

Menurut dia, salah satu faktor langkanya guru ngaji karena kurang perhatian dari pemerintah dalam memberikan jaminan kesejahteraan bagi guru ngaji.

Meskipun Pemerintah Kabupaten Garut telah perhatian kepada guru ngaji dengan memberikan honor Rp50 ribu setiap bulan, tetapi menurut Suryadharma tidak manusiawi karena tidak sebanding dengan tingkat kebutuhan.

"Saya sangat prihatin mendengar guru ngaji di Garut saat ini sudah langka. Lantas, bagaimana nasib generasi kita ke depannya, siapa yang akan mengajari mereka mengaji," katanya.

Permasalah guru ngaji, menurut dia menjadi sebuah peringatan bagi pemerintah atau umat islam agar segera mengatasinya bersama-sama.

Khusus Kabupaten Garut, ia meminta kepada Bupati Garut Aceng HM Fikri untuk segera menginventarisir jumlah guru ngaji dan memikirkan untuk mempunyai penghasilan yang layak.

"Pak Bupati tolong segera inventarisir jumlah guru ngaji," katanya.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : antara
3.914 reads
Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk(HR. Al Baihaqi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  ega Tuesday, 3 July 2012, 12:00
kalo mau sedikit peduli dan dana abadi umat itu ditasyarufkan secara baik dan transparant, tentu lain ceritanya
  Rifai Wednesday, 27 June 2012, 17:39
Dana abadi umat itu pak mentri dikemanakan .....
  Bambang Sulistyana Wednesday, 27 June 2012, 11:00
ayo selamatkan generasi setelah kita agar tidak segera datang kiamat
  de Wednesday, 27 June 2012, 10:06
klo dulu bnyk guru yg mengamalkan ilmu mereka lillahi ta"allah tp skrg bnyk org berbondong2 mnjdi guru hny krn mengharpkan "bantuan" dr pemerintah
  habibillah Wednesday, 27 June 2012, 05:41
kok cuma kab garut yg mndapat perhatian kami yg berada di wilayah lain khususnya kab. bogor tidak jauh berbeda kondisinya dengan kab. garut
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Gerakan Dakwah Islam di Negeri Sombrero
MEXICO CITY--Populasi Muslim Meksiko terbilang paling sedikit diantara negara latin lainnya. Namun, semangat berislam Muslim Meksiko begitu luar biasa. Sejak pertengah...
Content x