Thursday, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dua Imam Masjid Madinah Hadiri Indonesia Menghafal 3

Friday, 18 May 2012, 17:44 WIB
Komentar : 1
Republika/Agung Supriyanto
Yusuf Mansur
Yusuf Mansur

REPUBLIKA.CO.ID,  SEMARANG -- Ada yang istimewa pada acara Indonesia Menghafal ke-3 (IM3) di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Sabtu (19/5). Dua imam masjid di Madinah Arab Saudi Syekh Ali Jabir dan Syekh Muhammad bakal menghadiri acara tersebut.
 
''Wisuda Akbar Indonesia Menghafal ke-3 ini selain dihadiri Ustadz Yusuf Mansur, juga akan dihadiri Syekh Ali Jabir, Syekh Muhammad dan Gubernur Jawa Tengah,'' ujar Ustadz Anwar Sani, Ketua Yayasan Daarul Qur'an Nusantara kepada Republika di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Jumat (18/5).

Kehadiran dua imam tersebut, sambung Sani, tak lain untuk memotivasi umat Islam Indonesia dalam mencintai, menghafal Alquran. ''Dalam memotivasi masyarakat Indonesia dalam menghafal Quran tersebut panitia menyediakan hadiah berupa 1 unit Mobil, 10 Motor serta 11 Umroh. Hadiah ini sepenuhnya dibiayai oleh sponsor alias tidak diambil dari dana pendaftaran.

Wisuda Akbar Indonesia Menghafal ke-3 yang bakal diikuti sekitar 5.000 peserta dan lebih dari 15 ribu pengunjung  itu menurut rencana disiarkan ANTV pukul 14.00-15.00 ketika Ustadz Yusuf Mansur bersama Syekh Ali Jabir dan Syekh Muhammad menyampaikan taushiyah dan doa.

Direktur Eksekutif PPPA Daqu, Tarmizi, mengatakan, Wisuda Akbar Indonesia Menghafal di Semarang merupakan hajatan nasional yang kali ketiga. Tarmizi menjelaskan, sebelumnya, Wisuda Akbar Indonesia Menghafal kedua berlangsung di  Masjid At Tiin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta 16 Mei 2011, dihadiri 4000 peserta dan lebih 10.000 pengunjung.

''Wisuda Akbar perdana digelar di Masjid Agung At Tin TMII Jakarta Timur pada 8 Mei 2010. Jumlah peserta mencapai 3500 orang dan pengunjung 10.000 orang,’’ jelas Tarmizi seraya menambahkan Wisuda Akbar Pertama dihadiri tokoh internasional Sekjen Badan Tahfidz Al Qur’an Internasional yang berkantor di Jeddah, Dr. Anas Ahmad Karzun. Wisuda pertama itu dicatat dalam museum rekor MURI sebagai Rekor Hafalan Terbanyak di Indonesia.

Wahyu Effendi, manajer PPPA Cabang Semarang mengungkapkan, PPPA Daqu Semarang sendiri sudah mencanangkan Program Semarang Menghafal pada awal 2010. Deklarasi ‘’Semarang Menghafal Qur’an’’ dilakukan di halaman Daqu Kids Semarang, yang diikuti sekitar seribu orang dari berbagai tempat.

Salah satu program gerakan tersebut adalah mendirikan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an di Semarang. ''Pondok ini akan melengkapi lembaga pendidikan Daqu Kids dan Daqu School yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir,'' jelas Wahyu.

Ia kemudian menambahkan, pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah akan dimulai dengan peletakan batu pertama pada Ahad (20/5) oleh Ustadz Yusuf Mansur selaku Pembina Yayasan Daarul Qur'an Indonesia.

Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pembangunan Tekan Populasi Satwa Liar
JAKARTA -- Senior Advisor World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Prof Ir H Hadi S. Alikodra menuturkan pertumbuhan dan pembangunan yang pesat banyak memberikan...