Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Syiah di Indonesia adalah Aliran Islam

Jumat, 06 Januari 2012, 20:15 WIB
Komentar : 4
Tokoh Syiah Indonesia, Jalaluddin Rakhmat
Tokoh Syiah Indonesia, Jalaluddin Rakhmat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Aliran Islam Syiah yang ada di Indonesia menurut kajian Centries sebenarnya merupakan aliran Islam dengan tokoh sentralnya adalah Djalaluddin Rahman, seorang cendikiawam Muslim asal Bandung.

Berbeda dengan kelompok Islam lainnya, kelompok ini, kata Direktur Central for Religion and Political Studies (Centries) Madura Sulaisi Abdurrazak, memang cenderung menokohkan Khalifah Ali Bin Abi Tholib dibanding ketiga Khalifah lainnya, semisal Abu Bakar, Umar dan Usman.

Sebab menurut Sulaisi, yang menjadi landasan pijakan mereka adalah Hadits Nabi Muhammad yang menyatakan 'Aku ini adalah gudang ilmu dan Ali adalah pintunya.'

"Syiah di Sampang ini menurut kajian kami sementara afiliasinya ke sana. Makanya, kami heran, ketika tiba-tiba ada pernyataan itu sesat hanya karena perbedaan cara pandang saja atau sebagian tradisi yang berbeda," kata Sulaisi.

Ke depan, pemuda yang pada masa kecilnya pernah mengenyam pendidikan di pesantren kelompok Islam Sunni ini menyatakan, pendidikan keagamaan yang plural, bukan hanya bertumpu pada salah satu paham dari sekian pemahamaan keagamaan yang berkembang adalah sangat diperlukan. Sehingga pemuda Islam lebih terbuka dan tidak hanya bertumpu pada satu titik pemahaman saja.

Kegagalan lembaga pendidikan Islam selama ini, sambung dia, karena pemuda Islam hanya disuguhkan dengan satu pemahaman saja, atau satu cara pandang.

"Perbandingan mazhab saya kira perlu mulai diajarkan kepada kaum muda Islam sejak dini. Selama ini kan tidak seperti itu. Santri yang mondok di pesantren tertentu hanya satu pahan keagamaan saja. Jadi pikiran merekan tentang Islam tetap picik," katanya menambahkan.

Akibatnya, kata pemuda lulusan magister ilmu politik Universitas Indonesia (UI) Jakarta ini, semua jenis pemahamaan yang berbeda dan tidak lumrah terjadi di masyarakat lalu dianggap sesat, apalagi pernyataan itu memang disampaikan oleh tokoh ulama setempat yang dianggap paham agama.

Konflik bernuansa SARA antara kelompok Islam Syiah dengan kelompok Islam Sunni di Sampang, Madura ini bermula dari konflik pribadi antara pimpinan Islam Syiah Tajul Muluk dengan saudaranya KH Rois yang beraliran Sunni.

Dari konflik keluarga itu, lalu meluas menjadi konflik SARA setelah di kalangan pengikut Islam Sunni tersiar kabar bahwa aliran Islam Syiah merupakan aliran Islam sesat, sehingga pengikut Islam Sunni beramai-ramai mengusir pengikut Syiah yang ada di wilayah Kecamatan Omben dan Kecamatan Karangpenang.

Puncaknya terjadi pada 29 Desember 2011 berupa pembakaran rumah, madrasah, mushalla dan pesantren kelompok Islam Syiah.

Sebanyak 335 orang pengikut aliran Islam Syiah dari total 351 orang lebih dievakuasi ke GOR Wijaya Kusuma depan kantor Bupati Sampang akibat kerusuhan yang terjadi ketika itu.

Konflik ini sudah terjadi sejak 2006, namun hingga kini belum bisa diredam hingga akhirnya terjadi aksi anarkis berupa pembakaran.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  sunni Jumat, 21 September 2012, 20:33
agama syiah bukan agama islam, tapi dlam aqidah syiah disunnahkan berbohong demi keselamatan mereka, makanya smua yg kita dngar adalah BOHONG
  dajjalsyiah Minggu, 29 Juli 2012, 06:37
bilamana pondasi sebuah agama dibangun dari'' bahwa berbohong itu dihalalkan dalam ber agama,jelas agama itu agama yang penuh kbohongan,kl suka berbohong mana bisa dianggap benar,bohong itu tipudaya setan,jadi kl suka bohong teman dekatnya setan, camkan itu,
  Muhammad Kamis, 3 Mei 2012, 08:55
Mengapa tidak dibahasa begitu bencinya Syiah kepada para sahabat nabi lainnya dan kepada Aisyah
  muryanto Senin, 9 April 2012, 09:46
Kalo saya kembalikan semua pada firman Alllah SWT dan sunnah yang shahih. atau kembali pada kemurnian untuk menjalankan Al- quran dan As-sunnah dengan murni semurni-murninya pasti umat aman. jangan sampai Indonesia seperti Yaman..Suriah...dll negara timur tenggah yang kacau balau...
  burhanudin Senin, 30 Januari 2012, 13:48
Bagi org yg ngerti semuanya pasti aneh.
Makanya belajar....biar keanehan berkurang di matanya...