Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kubah Masjid Mujahidin Terbakar saat Waktu Maghrib Tiba

Jumat, 16 Desember 2011, 23:20 WIB
Komentar : 0
Republika/Heri Purwata
Seorang pekerja beraktivitas dalam pembangunan sebuah masjid. (ilustrasi)
Seorang pekerja beraktivitas dalam pembangunan sebuah masjid. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK - Kubah utama Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, sekitar pukul 18.10 WIB terbakar. Insiden diduga kuat akibat percikan api dari aktivitas pemotongan besi dari tukang las yang sedang membongkar masjid tersebut.

"Asap sebenarnya sudah terlihat sejak pukul 17.00 WIB sore dan membesar sekitar pukul 18.00 WIB," kata Eko, salah seorang pengurus Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat.

Api diduga kuat berasal dari percikan api yang timbul karena serpihan dari tukang las yang sedang memotong kerangka besi Masjid Raya Mujahidin. Penyebab kebakaran kecil kemungkinan terjadi akibat arus pendek karena aliran listrik di lokasi Masjid Raya Mujahidin sudah lama diputus.

"Melihat ada asap tebal yang berasal dari kubah masjid, kami langsung menghubungi pemadam kebakaran," ujar Eko. ''Tidak lama kemudian, sekitar lima unit mobil kebakaran milik Pemkot dan swasta berdatangan dan langsung berupaya memadamkan sumber api itu.''

Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.52 WIB. Api tidak sampai merembet atau meluas. "Api hanya melahap bagian plafon masjid yang bahannya mudah terbakar. Selebihnya dari besi sehingga tidak mudah terbakar," kata Andika Lay, salah seorang petugas pemadam kebakaran BPAS Siantan

Masjid Raya Mujahidin Pontianak sedang dibongkar untuk dibangun kembali dengan sebutan Masjid Agung Kalimantan Barat. Total anggaran pembangunannya sekitar Rp 80 miliar.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...