Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kubah Masjid Mujahidin Terbakar saat Waktu Maghrib Tiba

Jumat, 16 Desember 2011, 23:20 WIB
Komentar : 0
Republika/Heri Purwata
Seorang pekerja beraktivitas dalam pembangunan sebuah masjid. (ilustrasi)
Seorang pekerja beraktivitas dalam pembangunan sebuah masjid. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK - Kubah utama Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, sekitar pukul 18.10 WIB terbakar. Insiden diduga kuat akibat percikan api dari aktivitas pemotongan besi dari tukang las yang sedang membongkar masjid tersebut.

"Asap sebenarnya sudah terlihat sejak pukul 17.00 WIB sore dan membesar sekitar pukul 18.00 WIB," kata Eko, salah seorang pengurus Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat.

Api diduga kuat berasal dari percikan api yang timbul karena serpihan dari tukang las yang sedang memotong kerangka besi Masjid Raya Mujahidin. Penyebab kebakaran kecil kemungkinan terjadi akibat arus pendek karena aliran listrik di lokasi Masjid Raya Mujahidin sudah lama diputus.

"Melihat ada asap tebal yang berasal dari kubah masjid, kami langsung menghubungi pemadam kebakaran," ujar Eko. ''Tidak lama kemudian, sekitar lima unit mobil kebakaran milik Pemkot dan swasta berdatangan dan langsung berupaya memadamkan sumber api itu.''

Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.52 WIB. Api tidak sampai merembet atau meluas. "Api hanya melahap bagian plafon masjid yang bahannya mudah terbakar. Selebihnya dari besi sehingga tidak mudah terbakar," kata Andika Lay, salah seorang petugas pemadam kebakaran BPAS Siantan

Masjid Raya Mujahidin Pontianak sedang dibongkar untuk dibangun kembali dengan sebutan Masjid Agung Kalimantan Barat. Total anggaran pembangunannya sekitar Rp 80 miliar.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  atsabit Selasa, 20 Desember 2011, 13:38
pak,klo bisa masjidnya bkan cma megah tpi jga MAKMUR!!
  ma'ruf amin Sabtu, 17 Desember 2011, 15:12
hati2 pak, sekali lagi hati biar ga rugi dan pembangunan masjid muga berjalan dg lancar menjadi masjid yg benar2 megah saya sebagai org kalimantan ikut senang walau tdk ikut menyumbang. nyombang do'a ajalah.
  dosa.... Sabtu, 17 Desember 2011, 10:44
Heran, waktu kerusuhan Ambon, ada masjid di tengah-tengah perumakahan yang terbakar, tidak terbakar karena terdiri dari tembok semua. Masa masjid bisa terbakar...??? Berita sampah nih....!!!!
  panggih raharjo Sabtu, 17 Desember 2011, 07:07
Masjid sebagus itu mw di bongkar dan direnovasi ulang dgn biaya yg milyaran rupiah sayang bgt rasanya
mending uangnya untuk membantu kaum tidak mampu yg masih banyak di Pontianak..
saya rasa itu teguran dari Tuhan kita bung...!!
  Mualiadi Sabtu, 17 Desember 2011, 06:57
Innna Lillahi wa Innaa ilaihi Roji'uun
Semoga ini menjadi pelajaran terbaik buat kita semua, api yang membakar dapat diartikan sebagai pembakar semangat kita untuk senantiasa memakmurkan rumah Allah Swt.
*Warga Pontianak

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...